Ketika Anda membangun bisnis, peran marketing di dalam bisnis sangat penting karena merupakan ujung tombak dalam sebuah bisnis. Dengan kegiatan marketing, maka artinya Anda sudah mengupayakan bisnis untuk berjalan. Namun dalam kegiatan marketing ini, Anda dituntut memahami berbagai hal yang berkaitan dengan marketing. Salah satunya adalah niche market.

Sebagian besar orang awam, terutama yang membangun bisnis mikro, mereka mampu menjalankan bisnisnya tanpa melakukan riset niche market. Meski begitu, fenomena seperti itu bukan menjadi pembenar, bahwa niche market tidak penting. Untuk bisnis modern, tentu memerlukan banyak pengolahan data dan pendekatan tertentu agar bisnis lebih efektif.

Apa itu Niche Market?

Niche Market
Lakukan riset untuk mendapatkan niche market yang tepat. Sumber Pexels @goumbik

Meskipun istilah niche market adalah istilah yang kurang familiar di telinga orang awam, namun sebenarnya konsep niche market sudah di pahami oleh sebagian besar pelaku bisnis, bahkan kalangan pebisnis tradisional sekalipun. Mereka bahkan tidak pernah melakukan riset niche market sebelumnya, namun konsep niche market terpatri di benak mereka.

Di dalam bahasa Indonesia, niche market biasa disebut dengan istilah ceruk pasar. Definisi dari ceruk pasar tersendiri adalah segmen pasar yang memiliki preferensi tersendiri dari segmen yang lebih luas. Biasanya segmen ini lebih khusus atau spesifik.

Dibandingkan dengan pelayanan konsumen dalam jangkauan luas, pengkhususan segmentasi pasar ini lebih baik, meskipun jika dilihat, jumlah konsumen potensial lebih sedikit. Dengan permintaan unik yang Anda dapatkan, Anda bisa lebih fokus menguasai pasar Anda sendiri tanpa harus repot mengurusi banyak hal, mulai dari komoditas hingga kompetitor.

Contoh Niche Market

Sebenarnya cukup mudah untuk mencari contoh niche market di sekitar Anda. Pedagang yang menjual produk barang tertentu, khusus atau unik, tentu memiliki dan menargetkan niche market tertentu.

Studi Kasus Penulis

Contoh yang akan diberikan adalah yang ada pada sekitar tempat saya sendiri. Saya tinggal dan lahir di dekat sentra pasar onderdil sepeda motor di daerah selatan Jogja. Banyak diantara para pedagang onderdil tersebut memasarkan dagangannya secara online, meskipun mereka juga memiliki lapak offline di pasar tersebut.

Sebagian besar diantara mereka menjual produk online yang sedang trend. Sedangkan untuk produk yang di jual offline adalah semua produk lengkap otomotif sepeda motor. Karena diantara mereka menjual produk online yang hampir sama, yakni produk yang sedang trend, maka diantara mereka terjadi perang harga.

Diantara mereka bersaing untuk memberikan harga serendah mungkin dengan harapan mereka akan mendapatkan banyak pelanggan atau pembeli. Namun ada beberapa pedagang online disana yang tidak ikut dalam persaingan tersebut. Bahkan ia tidak menjual produknya di berbagai marketplace sebagaimana para pedagang lakukan.

Beberapa adalah penjual produk otomotif untuk sepeda motor tertentu, salah satunya adalah Heri dengan produk otomotif untuk sepeda motor Yamaha F1ZR. Bagaimana Heri bisa mendapatkan pelanggan untuk onderdil sepeda motor yang sudah jadul, yakni Yamaha F1ZR?

Heri menjual produknya di grup komunitas Yamaha F1ZR yang ada di Facebook. Ia tentu tidak memiliki banyak saingan, karena ia menjual barang yang orang lain tidak menjualnya. Ia bahkan tidak memasang iklan di Shopee, Bukalapak dan platform sejenisnya. Ia hanya mencukupkan penjualannya di Facebook saja. Bisnis heri berjalan lancar dan tanpa saingan.

Itulah contoh niche market yang ada di kehidupan sehari-hari. Diantara pasar otomotif yang ada, akan ada bagian kecil dan spesifik dari sebuah pasar. Jika Anda jeli, Anda bisa mendapatkan ceruk pasar tersebut dan Anda bisa berbisnis disitu. Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bisa berbisnis di ceruk pasar khusus.

Niche Market
Game merupakan salah satu segmen pasar bisnis baru. Sumber Pexels @hiteshchoudhary

Strategi Pemasaran Niche Market

Untuk berbisnis di ceruk pasar atau niche market yang lebih khusus, Anda tentu harus menerapkan pemasaran yang sesuai dengan market Anda. Karena itu diperlukan riset atau penelitian mengenai niche market Anda mulai dari kebiasaan konsumen, produk atau layanan dan hal lain yang berkaitan dengan bisnis.

Mengapa Heri tidak memasarkan produknya di platform marketplace?

Kebiasaan penjualan di marketplace adalah ; para pembeli akan mencari produk yang termurah. Tentu disini siapa yang kuat, yang bermodal besar dan mampu membandrol harga rendah akan mendapatkan pembeli. Produk yang sedang tend akan dijual banyak orang di platform. Heri atau Anda jika mau berkompetisi, harus mengalahkan mereka!

Sedangkan untuk mendapatkan pelanggan produk otomotif khusus Yamaha F1ZR, Heri cukup menemui mereka di grup-grup komunitas. Dengan cara ini mereka yang membutuhkan produk onderdil akan menghubungi Heri, tanpa harus berburu barang kebutuhan mereka di platform marketplace. Bahkan bisa jadi mereka tidak akan menemukan produk tersebut disana.

Untuk melakukan pemasaran seperti ini, tentu Anda harus mengamati perilaku konsumen Anda. Para pemilik dan penghoby sepeda motor jadul tentu lebih mudah Anda temukan di medsos, utamanya Facebook.

Dengan mengamati atau melakukan riset pasar, Anda bisa menjalankan pemasaran unik sendiri tanpa harus sama dengan yang lain, termasuk dalam hal ini menyesuaikan penjualannya dan pelayanannya dengan kebiasaan konsumen. Strateginya akan di bahas di paragraf selanjutnya.

Niche Market Strategy

Bagaimana untuk mendapatkan ceruk pasar yang menguntungkan pada bisnis Anda? Langkah terbaik untuk mendapatkan ceruk pasar yang tepat adalah Anda harus rajin melakukan riset pasar yang akan Anda masuki.

1. Kenali Pasar

Komoditas apa yang Anda jual? Anda harus mengenali pasar Anda sendiri. Setiap pasar yang luas tentu akan menjual komoditas yang lebih beranekaragam, dan konsumen yang beranekaragam pula. Anda cukup perlu memahami itu tanpa harus menguasai semua komoditas atau menjangkau semua jenis konsumen.

2. Identifikasi

Setiap pasar yang luas tentu memiliki barang komoditas yang spesifik dan memiliki konsumen yang juga spesifik. Anda untuk mendapatkan niche market Anda sendiri dituntut untuk melakukan identifikasi konsumen dan produk yang mereka butuhkan. Diantara produk onderdil sepeda motor, tentu ada onderdil sepeda motor jadul yang terdapat komunitas motor jadulnya, begitulah kira-kira.

3. Unik

Ketika pasar sudah teridentifikasi segmentasinya, Anda bisa mulai mempersiapkan produk yang akan Anda pasarkan. Pastikan Anda memasarkan produk yang memiliki segmentasi khusus yang jelas. Dengan demikian Anda hanya akan mempersiapkan produk unik yang di butuhkan oleh segmen tersebut, bukan produk lain.

4. Dipastikan Berjalan

Anda harus memastikan bisnis Anda berjalan. Ketika Anda menjalankan bisnis dengan niche market tertentu, terkadang Anda akan mengalami kesulitan dalam penyediaan produk secara kontinyu. Percuma Anda membangun pasar yang memiliki segmentasi jelas, namun Anda sendiri kesulitan dalam menyediakan produk yang mereka butuhkan.

Niche Market Produk Custom

Cara lain untuk menjangkau niche market potensial adalah niche market produk custom. Tidak semua pedagang bisa menyediakan produk custom. Memang pelanggan untuk produk custom biasanya orang-orang tertentu. Namun untuk produk custom yang dijual tentu memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan produk masal.

Manfaat membangun niche market produk custom

1. Kompetitor kecil

Jika tidak semua orang memiliki kemampuan memproduksi atau melayani jasa costum seperti bisnis Anda, maka Anda akan mendapatkan kompetitor yang sedikit. Semakin Anda menjalankan bisnis yang spesifik, maka semakin kecil kompetitor yang akan Anda dapatkan. Dapatkan celah sedetail mungkin pada niche bisnis Anda, agar Anda tidak menemukan banyak kompetitor.

2. Bisnis akan lebih terfokus

Semakin spesifik bisnis Anda, maka Anda akan mengurusi hal yang semakin sedikit. Dengan demikian Anda bisa lebih fokus untuk menyelesaikan satu bidang bisnis Anda, namun dengan basis konsumen yang kuat. Mulai dari produk atau layanan Anda, konsumen Anda, kompetitor dan pasar secara umum dapat Anda amati dengan mudah jika Anda memiliki spesialisasi bisnis.

3. Keahlian adalah senjata

Berbisnis dengan menggunakan keahlian Anda yang tidak dimiliki oleh orang lain selain dapat menciptakan pelanggan yang loyal, di masa depan Anda akan sedikit, atau bahkan tidak ada kompetitor baru yang masuk. Karena itu, pastikan Anda memupuk keahlian Anda agar semakin ‘advance’ sehingga produk atau layanan dari Anda akan semakin baik.

4. Kemudahan dalam membangun merek

Kompetitor yang sedikit dan konsumen yang memiliki segmentasi khusus menjadikan Anda mudah dalam membangun brand atau merek di bisnis Anda. Anda bisa dengan mudah menjadi ‘penguasa tunggal’ di ceruk pasar yang Anda masuki.

Niche Market
Temukan dan kenali pelanggan Anda baik dari kesukaan sampai usia. Sumber Pexels

Penutup

Strategi bisnis yang Anda jalankan dengan tepat, salah satunya menentukan niche market bisnis Anda, akan menjadikan bisnis Anda berjalan lancar. Bahkan Anda bisa merajai pasar jika kompetitor di ceruk Anda sedikit atau ringan. Siapkah Anda menghadapi bisnis dengan strategi yang lebih ‘advance’?

Demikian ulasan mengenai niche market yang bisa kami berikan. Untuk konsultasi bisnis lebih lanjut, Anda bisa menghubungi konsultan bisnis, jasa website dan digital marketing SEO Anak Sholeh. Kami siap membantu bisnis Anda untuk berkembang lebih baik lagi.

Open chat
Kami senang membantu Anda