Usaha SEO merupakan usaha yang membutuhkan keseriusan dalam menjalankannya. Selain itu keseriusan, ketelatenan dan pkitai membaca dan mengambil peluang adalah watak lain yang harus dimiliki oleh para pegiat SEO. Selain konten berkualitas yang harus diutamakan, ada beberapa faktor lain yang sangat mempengaruhi peringkat website pada halaman mesin pencarian (SERP). Salah satunya adalah backlink berkualitas dan optimal. Dan usaha pengelolaan backlink ini agar efektif, aman dan memiliki kekuatan yang signifikan para pegiat SEO biasa menggunakan trik backlink tier atau tautan yang berjenjang.

Pentingnya Backlink

Tidak diragukan lagi bahwa kekuatan backlink merupakan hal yang sangat diperhitungkan dalam SEO. Kekuatan suatu backlink merupakan salah satu tolok ukur suatu website dalam memperoleh kekuatan untuk merangkak ke posisi atas SERP. Semakin kuat backlink maka semakin bagus kekuatan website untuk menuju posisi atas. Backlink yang kuat adalah backlink yang berkualitas. Backlink yang sedikit tetapi aman dan berkualitas lebih baik daripada backlink banyak tetapi kualitasnya buruk.

Backlink tier
Backlink penting pada optimasi. Sumber Unsplash

Karena itulah banyak pelaku SEO yang menggunakan backlink checker dalam menakar kekuatan kompetitor dan menganalisa kekuatan backlink kompetitor. Dengan mengetahui kekuatan backlink dari segi jumlah dan juga mengetahui jenis backlink yang dipakai oleh kometitor paling tidak kita bisa meniru pola yang telah dilakukan oleh kompetitor. ‘Pengorganisasian’ backink agar diperoleh backlink yang aman dan powerfull maka diperlukan backlink tier pada otimasi.

Pengertian Backlink Tier

Apa yang dimaksud dengan backlink tier ?. Apa pentingnya bagi optimasi ?

Backlink tier adalah tautan berjenajng berjenjang atau bertingkat. Secara umum susunan dari backlink tier adalah berikut ini :

Website utama atau money site diperkuat oleh backlink yang ada pada website yang dimasukkan pada kelompok tier pertama (tier 1). sedangkan website yang berada pada tier 1 tersebut diperkuat lagi oleh backlink yamg nantinya dikelompokkan ke tier 2. dan tier 2 dikuatkan lagi dengan backlink yang ada pada tier 3 dan seterusnya.

Tautan berjenjang memiliki fungsi yang sangat penting dalam optimasi. Bahkan backlink tier harusnya ada dalam catatan perencanaan ketika membangun sebuah website yang akan dioptimasi.

Fungsi Penggunaan Backlink Tier

Karena kegunaan yang penting ini maka seharusya dalam penyususnan perencanaan struktur atau susunan tier backlink yang akan digunakan harus benar-benar tepat dan matang.

1. Membersihkan website

Algoritma Google senantiasa memantau website-website yang ada dan beredar di seluruh pelosok dunia maya. Meskipun mereka telah mengeluarkan panduan Google Webmaster yang diharapkan dipatuhi oleh para pelaku dunia website dan SEO akan tetapi faktanya banyak pihak yang bekerja dengan culas agar memperoleh posisi di SERP.

Dengan perencanaan backlink tier kita bisa menyaring backlink, backlink yang tidak natural tidak di tempatkan pada posisi yang strategis. Dengan backlink tier kita bisa merancang bahwa backlink yang berhubungan dengan money site secara langsung adalah backlink yang benar-benar berkualitas dan aman dari serangan Algoritma Google. Artinya backlink tersebut adalah backlink yang bersih.

2. Powerful backlink

Dengan backlink yang bersih dari tautan berbahaya dan apalagi backlink tersebut berasal dari situs web yang memiliki kredibilitas tinggi dimata mesin pencari maka bisa dikatakan kita memiliki backlink yang kuat (powerful). Karena itulah peletakan posisi backlink pada tier harus sesuai. Jangan sampai backlink yang buruk malah berada pada tier awal.

3. Menghindari hukuman

Penggunaan backlink tier yang tepat mampu membuat website kita terhindar dari hukuman secara langsung jika terkena hantaman Algoritma Google baik itu hukuman otomatis ataupun manual. Bagaimana tidak, kita bisa merencanakan penempatan backlink dengan matang dan meletakkan backlink yang sekiranya buruk pada posisi tier akhir atau tier yang jauh dari money site. Meskipun ketika ada hukuman peringkat SERP bisa turun juga tetapi dengan struktur yang tepat dan memikirkan dan mengantisipasi resiko dari awal maka website akan lebih aman.

Backlink Tier 1

Tautan berjenjang tingkat pertama harus berisi backlink papan atas yang memiliki kualitas terbaik. Tautan ini harus berupa website yang memmiliki authority tinggi dan tentu saja tidak berpotensi untuk mendapatkan penalti dari Google. Selain itu konten yang disisipi backlink tier 1 harus berupa konten yang terbaik. Ada dua cara untuk membangun backlink tier 1 :

1. Postingan tamu

Anda bisa menggunakan website lain yang bersedia untuk diberikan positngan tamu. Jika Anda melakukan kesepakatan untuk bertukar backlink, maka pastikan website milik Anda dan orang yang Anda ajak berkolaborasi memiliki niche yang memungkinkan konten bisa masuk dan nilai authority yang setingkat.

Cara lain adalah Anda bisa membayar orang lain untuk memasukkan backlink dari Anda dan Anda membayar sejumlah uang untuk jasa ini. Sebenarnya cara ini dilarang oleh Google karena masuk dalam jual-beli backlink. Tapi cara ini banyak di lakukan oleh pengembang.

2. Membangun website sendiri

Cara kedua ini adalah cara yang rumit namun aman. Dengan cara ini Anda tidak perlu membayara kepada siapapun untuk menanamkan backlink Anda. Caranya adalah dengan membangun website sendiri dan memaksimalkannya sehingga website tersebut bisa menjadi website yang bagus dari segi peringkat.

Cara ini memang cukup membutuhkan kerja keras karena Anda harus membuat konten dan mengembangkan sendiri website yang Anda buat. Sebaiknya agar terlihat natural, pastikan Anda mengisi backlink bukan milik Anda saja. Anda bisa menambahkan eksternal link dari website populer lain yang ada di industri yang sama.

Backlink Tier 2

Backlink tier 2 bisa Anda tempatkan pada hal yang memiliki kualitas lebih rendah daripada sebelumnya. Ia berfungsi untuk mengoptimasi backlink tier 1. Persyaratan untuk tautan tingkat kedua sedikit lebih longgar daripada tautan backilink tier 1.  Anda bisa mambangun backlink tier 2 melalui cara berikut :

1. Private blog network (PBN)

PBN merupakan blog yang memang dibangun untuk tujuan optimasi website. Meskipun network, namun antara blog satu dengan yang lain tidak bersinggungan. PBN biasanya dibangun dengan jumlah banyak. Semakin banyak PBN maka semakin bagus, namun pengelolaannya akan semakin sulit, memakan waktu dan biaya.

2. Membangun website 2.0

Cara termudah adalah dengan membangun website gratisan seperti Blogger atau WordPress. Anda bisa membangun website gratisan, dan jika memiliki konten yang berkualitas akan mampu mendorong peringkat website yang baclinknya ditanam di konten website 2.0.

3. Direktory artikel

Direktory artikel bisa digunakan untuk backlink tier 2. Direktori artikel merupakan website yang dijadikan untuk media menulis artikel oleh siapa saja yang mendaftar. Beberapa direktori artikel akan menghasilkan backlink dengan atribut no-follow, jadi Anda harus cermat dalam memilihnya. Medium, Kompasiana, Gumroad dan sejenisnya bisa Anda manfaatkan untuk tujuan itu.

Backlink Tier 3

Backlink tier 3 merupakan backlink dengan kualitas yang paling buruk dari backlink sebelumnya. Backlink ini dibangun untuk menyokong website yang memuat backlink tier 2. Anda bisa memanfaatkan direktori yang memiliki kualitas rendah. Bisa juga dengan menggunakan backlink profile.

Sebagian para pegiat SEO menggunakan backlink generator untuk backlink di tingkatan ini. Memang dengan menggunakan backlink generator untuk backlink tier 3, website utama yang Anda optimasi akan aman, namun kami menyarankan menggunakan trik yang aman, atau setidaknya ada di area ‘grey hat seo’ untuk membangun backlink tier 3.

Kapan Harus Membangun Backlink Tier?

Membangun tautan berjenjang disebut sebagai strategi abu-abu atau biasa disebut dengan ‘grey hat seo’. Artimya cara ini tidak sepenuhnya baik. Akan tetapi untuk keamanan, cara ini sudah umum digunakan oleh para pakar SEO. Inilah alasan mengapa menggunakan strategi backlink tier :

1. Kompetisi ketat

Saat ini setiap bisnis berpacu dalam posisi di SERP. Bahkan untuk kata kunci lokal sekalipun. Untuk memenangkan kompetisi ini diperlukan segala upaya yang aman, salah satunya adalah dengan menggunakan strategi backlink tier. Menggunakan strategi ini harus hati-hati, karena semakin lama algoritma Google semakin canggih.  

2. Bertukar tautan

Skema tired Link.

Ketika Anda memiliki kesempatan untuk bertukar tautan dengan orang lain, maka belum tentu website mereka memiliki kualitas yang sama dengan website Anda. Bisa jadi website mereka ada di peringkat website yang ada pada backlink tier 1 jika website tersebut ada pada Anda. Karena itu, Anda perlu menyiapkan website yang seimbang.

Dengan memiliki skema backlink tier, setidaknya Anda memiliki peringkat website milik Anda sendiri sesuai dengan kualitas website. Dengan demikian Anda bisa bertukar link pada website yang memiliki peringkat berapapun.

Kesimpulan

Dalam optimasi sebuah website langkah perencanaan sangat penting dilakukan. Dengan perencanaan kekuatan yang di gunakan dapat terukur dan resources yang di gunakn bisa di kendalikan. Seperti halnya peperanganm kita tidak perlu mengeluarkan banyak energi perang ketika menguasai strategi yang jitu. Dan hal itulah yang di lakukan oleh konsultan jasa SEO Jogja professional yaitu SEO Anak Sholeh.

Open chat
Kami senang membantu Anda