Karena konsumen adalah faktor yang penting dalam perkembangan suatu bisnis, maka setelah anda berhasil membangun kepercayaan konsumen dan mengumpulkannya maka langkah selanjutnya adalah mengelola data konsumen. Dalam pengelolaan tersebut diperlukan upaya strategis agar proses seama pengelolaan bisa berjalan dengan efektif.

Mengelola atau melakukan manajemen data tentang konsumen memang dibutuhkan secara mutlak jika perusahaan menginginkan konsumen secara kontinyu berbisnis dengan perusahaan. Dalam perhitungannya, para ahli mengatakan jika mencari konsumen baru akan membutuhkan effort 7-14 kali lebih besar dari pada mempertahankan konsumen lama.

Manajemen Data Konsumen

Manajemen data konsumen adalah proses pengumpulan, penyimpanan, dan pengelolaan database informasi konsumen untuk tujuan meningkatkan layanan, proses, dan produk perusahaan secara keseluruhan. Dengan menggunakan manajemen data konsumen yang efektif maka perusahaan akan memungkinkan untuk melakukan peningkatan penjualan , peningkatan retensi konsumen, pemasaran yang lebih efektif, hubungan konsumen yang lebih kuat, dan banyak lagi.

Data Konsumen
Penggunaan perangkat lunak pengelolaan data sangat penting. Sumber Unsplash

Tips Pengelolaan Data Konsumen

Proses pengumpulan dan pengelolaan data mengenai konsumen tidak bisa dianggap enteng karena informasi yang dikumpulkan dapat memberikan banyak nilai bagi perusahaan, namun proses pengumpulan dan pengelolaannya harus dilakukan dengan baik. Inilah beberapa tipsnya.

1. Jaga Keamanan Data

Saat anda telah berhasil mengumpulkan data pribadi tentang konsumen, dari nomor telepon rumah dan alamat mereka hingga detail tentang keuangan perusahaan mereka, maka anda perlu memiliki komitmen untuk menjaga keamanan informasi tersebut. Ini membantu membangun kepercayaan konsumen dan dapat menyelamatkan bisnis anda di masa mendatang.

Anda bisa membayar perangkat kemananan data tambahan atau mempercayakan penyimpanan kepada jasa penyimpanan. Sekali anda terbukti lalai dalam menjaga keamanan data pelanggan maka kredibilitas perusahaan anda akan di pertanyakan dan ini bisa menghancurkan bisnis anda.

2. Kumpulkan Data Dengan Benar

Facebook menerima banyak sorotan dari pengguna internet setelah ditemukan pada Maret 2018 bahwa perusahaan data Cambridge Analytica telah mengumpulkan informasi dari 50 juta pengguna Facebook tanpa sepengetahuan mereka. Tentu saja skandal Facebook dan Cambridge Analytica ini memancing kemarahan pengguna facebook, mereka menyerukan penyelidikan terhadap perusahaan media sosial tersebut.

Kepercayaan adalah komponen utama dalam membangun hubungan dengan konsumen anda. Cara terbaik untuk membangun kepercayaan adalah bersikap transparan tentang kebijakan pengumpulan data yang anda lakukan. Jikapun anda tidak terbuka maka rentan terjadi pelanggaran atau anda bisa disebut tidak etis. Ini mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen kepada perusahaan anda.

Beberapa etika mengumpulkan data dari konsumen :

  • Melakukan survei langsung yang menanyakan informasi spesifik
  • Berikan opsi untuk menolak atau menerima
  • Tampilkan dratf kebijakan privasi di situs web anda

3. Sederhanakan Data

Pastikan data yang anda miliki adalah data yang benar-benar di perlukan. Terlalu banyak data atau saturasi data dapat menjadikan informasi yang berlebihan dan tentunya dapat menghalangi pengambilan keputusan. Selain itu peretas juga berpotensi dapat memperoleh akses ke data yang seharusnya tidak anda miliki.

Selain itu, data konsumen yang terlalu banyak seringkali bahkan tidak dimanfaatkan. Faktanya, data yang dipergunakan untuk analisis antara 60% dan 73% dari semua data dalam perusahaan. Menentukan data apa yang akan dikumpulkan membutuhkan pemikiran strategis. Putuskan informasi apa yang sebenarnya anda butuhkan.

Jika anda mengumpulkan informasi tentang konsumen yang menggunakan perangkat lunak otomatisasi pemasaran seperti perangkat e commerce, pikirkan tentang data yang benar-benar anda gunakan. Misalnya, apakah anda memerlukan alamat email dan nomor telepon konsumen? Jangan mengumpulkan data hanya karena anda bisa lalu anda mengumpulkannya.

Jika anda hanya memperoleh informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk keperluan penjualan, anda dapat menyederhanakan prosesnya. Proses penjualan yang lebih sederhana maka bisa di artikan biaya overhead yang lebih rendah.

Data Konsumen
Pastikan anda menggunakan server yang handal. Sumber Unsplash

4. Gunakan Perangkat Lunak Pengelolaan Data

Di masa lalu aplikasi spreadsheet mungkin menjadi rujukan. Namun saat ini perusahaan yang menganggap serius data konsumen akan menyimpan informasi konsumen mereka dalam database yang aman. Salah satu perangkat lunak yang dikenal adalah CRM atau manajemen hubungan konsumen.

Perangkat ini dirancang untuk membuat pengorganisasian dan pengumpulan informasi penting menjadi aman dan mudah. Perangkat ini juga dapat memberikan wawasan konsumen yang tersegmentasi berdasarkan data. Yang menjadi hal penting adalah anda harus memastikan untuk mendapatkan informasi data dari aplikasi dengan mudah namun tetap aman.

5. Buat Sistem Pencadangan Data

Pencadangan data dan rencana pemulihan sangat penting. Karena itu pastikan data anda tersimpan dan memungkinkan untuk di pulihkan kembali ketika terjadi kerusakan. Saat ini banyak layanan penyimpanan cloud yang memungkinkan data anda tetap tersimpan meskipun perangkan keras anda mengalami kerusakan atau bahkan hilang.

Cadangan yang tepat menjaga data tetap aman dan menjadikan bisnis anda mitra yang andal dan dapat dipercaya. Anda juga perlu menguji sistem cadangan anda untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

6. Update Data Konsumen

Data konsumen dapat dengan cepat menjadi usang karena tidak adanya update data. Data yang usang dan tidak akurat tentu bisa memengaruhi biaya dan kepercayaan konsumen. Bersamaan dengan memiliki rencana pencadangan data, rencanakan juga untuk senantiasa melakukan update data anda.

Segera laukan validasi dan perbarui informasi seperti alamat email, nomor telepon, dan alamat rumah dari konsumen yang anda data. Hapus duplikat, dan hapus kontak yang sudah tidak aktif lagi. Jenis pembersihan data ini meningkatkan nilai data anda saat ini. Pembersihan data membantu anda menghindari kesalahan dan memastikan bahwa anda memiliki informasi yang akurat dan berkualitas tinggi untuk dianalisis tentang konsumen anda.

7. Siapkan Tim Pengelola Yang Handal

Memberikan pelatihan pengelolaan data kepada karyawan anda ternyata dapat menghemat uang dalam jangka panjang. Jangan sampai karena ketidak tahuan dalam cara kerjanya karyawan anda malah menghapus aset berharga anda yakni data penting konsumen.

Memiliki gagasan besar tentang cara mengumpulkan dan melindungi data konsumen akan menjadi sia-sia saja ketika tim anda tidak dapat melaksanakannya. Investasikan waktu dalam pelatihan dan pendidikan agar karyawan anda tahu cara menangani dan menafsirkan data. Menciptakan budaya dengan segala sesuatu berbasis data menguntungkan bisnis anda dalam jangka panjang.

Penutup

Data Konsumen
Tim yang handal perlu dipersiapkan untuk menangani pengelolaan data konsumen. Sumber Unsplash

Mengorganisir konsumen meskipun terlihat memakan waktu dan juga sumber daya, namun nilai yang akan di hasilkan dari aktifitas ini jauh lebih besar. Sebagai seorang pebisnis, anda tentu tidak hanya sekedar memahami perilaku konsumen saja. Anda perlu menciptakan ceruk besar yang anda kelola dan dari situlah anda mendapatkan penghasilan.

Karena itu pengelolaan data mengenai konsumen harus di lakukan sejak pertama kali anda memiliki konsumen, artinya rencanakan hal ini sejak anda memulai usaha. Semoga artikel ini memberi manfaat untuk anda. Jangan lupa membaca artikel kami lainnya hanya di website penyedia jasa pembuatan website profesional yakni SEOAnakSholeh.Com