Tips bisnis online dapat dipelajari siapa saja, termasuk Anda. Siapa pun bisa sukses memulai bisnis online asalkan menggunakan langkah yang tepat. Dengan membaca beberapa langkah ini, Anda telah memulai langkah awal kesuksesan bisnis online Anda.

Bisa diamati bahwa bisnis online kian menjamur. Dalam urusan jual beli misalnya, banyak pedagang yang mengalihkan aktivitasnya ke online. Anda pasti sudah sering mendengar banyak pebisnis online yang meraup untung menggiurkan tanpa perlu membuka lapak fisik.

Pasti tidak sedikit dari Anda yang tertarik untuk ikutan terjun bisnis online. Namun, Anda masih bertanya-tanya: “Bagaimana tips bisnis online dari nol?”

Agar merasakan untung dari bisnis online, langkah memulainya pun perlu Anda perhatikan. Sebab langkah tersebut nantinya bakal mempengaruhi bisnis online Anda ke depan, sukses atau malah berhenti di tengah jalan.

Tips Bisnis Online

Ilustrasi Bisnis Online
Ilustrasi Bisnis Online, Sumber : billionairecoach.co.id

Memulai bisnis online memang tidak mudah, tapi bukan hal yang mustahil. Setidaknya ada beberapa tips dalam memulai dan belajar bisnis online gratis. Berikut ulasan lengkap mengenai beberapa tips tersebut.

1. Riset Pasar

Produk adalah komponen vital dalam bisnis online. Dengan produk yang sesuai kebutuhan pasar, Anda masih punya potensi untuk memenangkan pasar. Menurut penelitian CBS Insight, 42 persen perusahaan rintisan bangkrut karena gagal mengidentifikasi kebutuhan pasar.

Kenapa mereka gagal? Karena produk yang mereka tawarkan tidak berhasil menyelesaikan masalah konsumen. Ingat, dengan membeli produk Anda, hal pertama yang ada di pikiran konsumen adalah masalah mereka terselesaikan.

Jadi, ketika memulai bisnis online, jenis bisnis apa pun itu, yang pertama kali harus Anda pikirkan adalah apakah produk Anda dibutuhkan pasar? Apakah produk Anda bisa menyelesaikan masalah konsumen?

Setelah memilih satu masalah yang punya potensi bisnis, kini saatnya untuk mulai fokus riset di bidang tersebut. Kenapa harus riset pasar terlebih dahulu? Karena Anda tidak bisa memulai bisnis online hanya berdasarkan asumsi pribadi Anda.

Anda membutuhkan data yang objektif sebagai fondasi bisnis online yang kuat. Melalui riset pasar ini, Anda bisa mendapatkan data-data tersebut. Jadi, Anda bisa mengambil keputusan yang didasari data-data objektif, bukan sekadar asumsi dan opini.

2. Analisis Kompetitor

Keep your friends close and your enemies closer

Kiranya pepatah di atas cocok diaplikasikan ketika Anda memulai bisnis online. Untuk bisa mengalahkan kompetitor, Anda harus mempelajari mereka terlebih dahulu. Apa kelebihan mereka, bagaimana cara mereka mendekati konsumen, sampai apa kekurangan mereka.

Cari tahu apa yang mereka tawarkan sehingga banyak yang mau beli. Rating dan review memang memberi pengaruh cukup kuat. Namun, hal tersebut tidak selamanya berlaku. Tidak sedikit juga di antara pembeli yang kecewa lalu memberikan rating dan review jelek.

Harga juga menentukan. Namun, menjual barang lebih murah dari yang lain tidak selamanya bakal mendatangkan banyak pembeli. Masih ada, dan banyak malah yang mementingkan kualitas ketimbang murahnya harga. Intinya, Anda masih menjual dengan harga yang terbilang kompetitif.

3. Menentukan Target Pasar

Ilustrasi Target Pasar
Ilustrasi Target Pasar, Sumber : indianretailer.com

Riset pasar dan analisis kompetitor yang sudah Anda lakukan di atas menjadi dasar untuk langkah selanjutnya, yaitu menentukan target pasar. Target pasar adalah sekelompok orang dengan karakteristik yang sama dan kemungkinan membeli produk yang Anda buat.

Setiap produk punya pasarnya masing-masing. Misalnya, meskipun sama-sama jam tangan, Rolex dan Casio punya target pasar yang berbeda. Rolex lebih menyasar pasar di kalangan high-class, sedangkan Casio menyasar pasar kelas menengah.

Dengan target pasar yang lebih spesifik, Anda bisa mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, Anda juga akan lebih mudah dalam menyusun strategi marketing.

4. Membuat Produk

Berdasarkan riset pasar, analisis kompetitor, dan penentuan target pasar, kini Anda bisa memilih bahan baku produk yang sesuai. Apakah pasar yang Anda targetkan lebih mementingkan harga dibanding kualitas? Perlukah Anda mengurangi kualitas bahan baku untuk menekan harga?

Pertanyaan itu tentu hanya bisa dijawab berdasarkan data dari riset pasar, analisis kompetitor, dan target pasar Anda. Pastikan produk tersebut sudah sesuai kebutuhan target pasar. Selain itu, produk juga harus punya unique selling points (UPS) untuk bisa bersaing dengan kompetitor lainnya.

5. Membuat Website

Memulai bisnis online belum afdol jika belum membuat website. Ibarat berjualan secara offline yang membutuhkan toko, bisnis online pun butuh “toko”. Kenapa harus website? Mengapa harus membuat website untuk bisnis online Anda?

Menurut survey Verisign, sebanyak 56 persen orang tidak percaya pada bisnis online yang tidak punya website. Apa yang terjadi jika pelanggan tidak percaya pada bisnis online Anda? Ya pasti mereka mencari alternatif lain. Ingat, ada banyak kompetitor di luar sana yang bisa merebut pelanggan Anda.

Jika Anda tidak ingin pelanggan lari ke kompetitor, Anda harus meyakinkan mereka bahwa bisnis online Anda benar-benar ada dan bukan tipu-tipu belaka. Nah, salah satu cara paling efektif untuk meyakinkan pelanggan adalah dengan mempunyai website resmi.

Dengan membuat website resmi, Anda akan punya domain. Sederhananya domain adalah alamat website yang unik dan tidak mungkin bisa ada dua nama domain yang sama persis. Jadi, Anda bisa dengan mudah mengarahkan para konsumen untuk mengunjungi website resmi Anda.

6. Merancang Strategi Pemasaran

Ilustrasi Perencanaan Pemasaran
Ilustrasi Perencanaan Pemasaran, Sumber : curatti.com

Kini saatnya memasarkan bisnis online yang sudah Anda bangun. Pemasaran bisnis online tidak bisa asal-asalan. Anda perlu strategi yang tepat untuk bisa memasarkan bisnis online ke target pasar yang tepat dengan pesan marketing yang sesuai. Berikut strategi pemasaran bisnis online yang bisa Anda terapkan:

  • Memanfaatkan Google My Business
  • Optimasi SEO
  • Memaksimalkan Media Sosial

7. Mempertahankan Pelanggan Setia

Anda bisa saja terus menargetkan untuk mendapatkan pelanggan baru. Tapi jangan lupa, pelanggan lama juga sama pentingnya. Justru membuat promosi untuk mendapatkan pelanggan baru lebih mahal ongkosnya.

Apalagi jika dibandingkan dengan merawat pelanggan lama Anda. Ongkos untuk mendapatkan pelanggan baru bahkan bisa mencapai 25 kali lipat dibandingkan dengan merawat hubungan dengan pelanggan setia.

Jika Anda fokus mendorong transaksi dari pelanggan lama hingga 5 persen saja. Anda bisa meningkatkan keuntungan dari 25 hingga 95 persen. Tentu hal tersebut menjadi luar biasa.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips bisnis online dari nol yang bisa Anda terapkan jika ingin memulainya. Dengan tips tersebut tentu akan meminimalisir kegagalan bisnis Anda ke depan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.