Ketika usaha yang Anda jalani mendulang kesuksesan, sebagai pengusaha, Anda pasti ingin mengembangkan usaha Anda menjadi lebih luas lagi. Salah satu caranya adalah dengan membuka cabang usaha baru.

Membuka cabang usaha baru adalah sebuah tanda bahwa bisnis yang Anda jalankan sedang menuju ke arah yang lebih besar. Ada dua hal yang menjadi alasan para pengusaha berbondong-bondong untuk membuka cabang usaha baru.

Pertama, pertambahan konsumen yang terus meningkat yang menyebabkan tidak terlayaninya berbagai permintaan. Oleh karena itu, mau tidak mau Anda harus membuka cabang baru untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan mampu memenuhi pelayanan tersebut.

Kedua, untuk melipatgandakan keuntungan. Hal ini dilakukan apabila bisnis mendapatkan respon yang bagus dan membuat pengusaha berusaha membuka cabang baru dengan harapan mendapatkan hasil yang sama.

Tips Membuka Cabang Usaha

Ilustrasi Membuka Cabang Usaha
Ilustrasi Membuka Cabang Usaha, Sumber : beecloud.id

Memiliki cabang usaha tidaklah semudah yang dibayangkan, dibandingkan dengan mengelola satu cabang usaha saja. Memiliki satu cabang usaha, Anda sebagai pemilik dapat secara langsung mengelola dan memantau operasional usaha. Tapi saat Anda memiliki beberapa cabang, tanggung jawab yang dimiliki pun akan semakin besar.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika ingin membuka cabang usaha baru.

1. Memastikan Usaha Utama Stabil

Tidak perlu terburu-buru untuk membuka cabang baru. Banyak bisnis yang sukses karena fokus mengurus satu cabang usahanya. Namun jika pengembangan bisnis Anda bisa didapatkan dengan membuka cabang usaha baru, maka pastikan dahulu usaha utama berjalan stabil.

Membuka cabang membutuhkan biaya, waktu dan perhatian yang cukup banyak. Oleh sebab itu, parameter kelancaran usaha bukan hanya karena berjalan dengan baik, tetapi juga berjalan dengan stabil. Agar ketika Anda fokus dengan pembukaan cabang yang lain, usaha utama bisa terus berjalan walau tanpa pantauan Anda setiap hari.

2. Mempersiapkan Modal

Setelah memastikan usaha utama stabil, hal penting lain yang harus diperhatikan adalah modal. Membuka cabang usaha hampir sama seperti membuka usaha untuk pertama kalinya. Anda memerlukan biaya untuk keperluan yang serba baru baik itu sewa tempat, inventaris, promosi, karyawan dan lain sebagainya.

Belum tentu pendapatan cabang baru tersebut balik modal atau menghasilkan keuntungan dalam waktu yang cukup singkat. Untuk mempersiapkan hal tersebut, diperlukan modal yang cukup untuk menopang usaha baru Anda dan tetap memberi pasokan pada usaha utama. Jangan sampai cabang baru mengganggu usaha utama Anda.

3. Melakukan Riset Potensi Pasar

Riset Pasar
Riset Pasar, Sumber : dailysocial.id

Melakukan riset potensi pasar sangat diperlukan agar modal yang dikeluarkan nantinya menuai keuntungan dan tidak berakhir sia-sia. Baik itu dari segi lokasi, akses yang cukup mudah serta targegt pasar yang sesuai. Ketiga hal ini saling berhubungan satu sama lain. Anda sebaiknya memilih lokasi yang mempunyai prospek di masa depan.

Biasanya lokasi yang prospek di masa depan adalah lokasi yang mudah diakses oleh target pasar yang Anda bidik. Jangan terlalu memaksakan untuk membuka cabang usaha hanya karena tempat yang bagus semata. Namun harus diperhatikan apakah target pasar Anda memang berada di sekitar lokasi tersebut atau tidak. Jangan lelah untuk survey dan mencari lokasi yang strategis untuk bisnis.

4. Menyiapkan SDM Kompeten

Membuka cabang baru berarti memberi Anda siap untuk merekrut sumber daya manusia baru. Walaupun merupakan cabang, masalah perekrutan sumber daya manusia tidak boleh diabaikan. Sebab, usaha manapun pastinya memerlukan SDM yang kompeten dan dapat dipercaya.

Anda dapat menilai kompetensi SDM baru dengan melihat kehandalannya, tingkat kesalahan yang dilakukan serta kemampuan kepemimpinan yang dimiliki. Apabila belum menemukan orang yang tepat, tidak masalah jika Anda sendiri yang terjun langsung untuk mengelolanya.

Anda juga bisa mempercayakan karyawan lama Anda untuk sementara mengelola cabang baru sebelum menemukan orang lain yang dapat diandalkan.

5. Melakukan Promosi Efektif

Agar cabang baru Anda lebih mudah dikenal oleh konsumen, Anda bisa memulai promosi di toko utama. Bisa dengan membuat banner pemberitahuan atau meminta karyawan Anda untuk menginfokan kepada pelanggan.

Jangan lupa untuk memanfaatkan media sosial sebagai wadah promosi. Selain karena diakses kapanpun dan dimanapun, media sosial juga mempunyai banyak platform yang masing-masing bisa diakses untuk promosi baik secara gratis ataupun berbayar.

Ilustrasi Media Sosial
Ilustrasi Media Sosial, Sumber : marketingland.com

Melalui media sosial Anda bisa membagikan bocoran-bocoran secara berkala apa saja yang nantinya ada di cabang kedua Anda. Berikan juga promo khusus pada opening event untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya.

6. Memerhatikan Pasokan Bahan

Selain akses terhadap pelanggan, pastikan pula cabang usaha Anda mempunyai akses yang mudah terhadap bahan baku. Pasokan bahan baku berpengaruh terhadap keuntungan usaha Anda. Ada kemungkinan terjadinya kenaikan harga produk karena perbedaan harga, biaya distribusi serta waktu pemasokan bahan baku.

Sebaiknya Anda mencari pemasok bahan baku yang berdekatan untuk kemudahan distribusi dan menekan biaya. Namun apabila itu tidak memungkinkan, coba kalkulasi ulang harga produk yang akan dipasarkan di cabang baru. Anda bisa saja menaikkan dan menurunkan harga, akan tetapi usahakan agar tidak jauh berbeda dari harga di toko utama Anda.

7. Membuka Alternatif Ekspansi

Membuka cabang baru tidak selalu berusaha untuk membuka toko fisik dari awal. Pertimbangkan untuk membuka lini usaha baru secara online, bekerjasama dengan investor atau membentuk waralaba. Toko online memiliki beberapa keuntungan, antara lain tidak memerlukan modal yang terlalu banyak, sederhana dan nyaman, jangkauan pasarnya luas serta prosesnya cepat.

Anda dapat memanfaatkan media sosial bukan hanya sebagai sarana promosi tetapi juga sarana untuk memasarkan. Selain media sosial, kini juga tersedia banyak market place yang menyediakan wadah untuk berjualan lebih mudah.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips mudah membuka cabang usaha. Setelah pembukaan cabang usaha baru berhasil, hal yang tidak boleh dilupakan adalah melanjutkan pengelolaan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.