Marketing adalah ujung tombak suatu bisnis. Banyak orang berpikiran seperti itu. Dan memang kenyataannya, sebagaimana makhluk hidup, marketing adalah kegiatan bernafas dimana kegiatan itu memberikan kepastian keberlangsungan nyawa bisnis. Salah satu hal yang di perluka dalam kegiatan marketing adalah menentukan target market bisnis anda.

Peningkatan target market tidak hanya semudah membalikkan telapak tangan. Anda tahu Amazon? Bagaimana mereka mampu menargetkan semua orang di seluruh dunia? Amazon, salah satu raksasa dari e-commerce yang populer di seluruh dunia menargetkan makhluk bernama manusia di bumi, seluruhnya. Bagaimana bisa?

Sebenarnya Amazon sebelum terkenal di saat ini pada 1994 sampai 1998, Amazon hanya menjual buku. Mereka melakukannya hanya secara online dimana pada tahun 1994, transaksi di internet hanya bisa di lakukan oleh orang-orang tertentu. Dengan kata lain, Amazon memiliki target pasar yang terdefinisi dengan baik dan sangat spesifik di masa lalu.

Saat ini Amazon telah mendapatkan kemampuan untuk menargetkan semua orang di seluruh planet bumi. Pada artikel ini, anda akan mempelajari apa itu target market. Mungkin anda hari ini baru membuka bisnis skala kecil atau UMKM. Namun dengan usaha yang tekun dan menargetkan target yang benar, anda akan menuai hasilnya di kemudian hari.

Target Market
Amazon merupakan salah satu raksasa penjualan yang menargetkan konsumen di seluruh dunia. Sumber Unsplash

Apa itu Target Market ?

Target market atau biasa disebut juga dengan target pasar adalah segmen konsumen tertentu yang telah ditentukan dimana segmen tersebutlah yang di proyeksikan akan membutuhkan produk atau layanan.

Dari definisi tersebut maka mengidentifikasi target market menjadi sangat penting karena berkaitan dengan pengembangan produk, layanan, dan metode pemasaran yang digunakan untuk mempromosikannya.

Anda perlu membuat produk, layanan, dan kampanye pemasaran untuk sekelompok orang yang spesifik dan terdefinisi dengan baik untuk memudahkan dalam penawaran produk atau jasa. Jika anda tidak melakukannya maka akan banyak sumberdaya yang harus dikeluarkan, dan hasilnya tentu saja juga kurang memuaskan karena dari sekelompok orang banyak tersebut hanya sedikit yang akan membeli produk atau layanan.

Memahami Target Market Bisnis Anda

Sebagian besar bisnis terutama UMKM yang tidak meluangkan waktu untuk menentukan target market mereka. Jangankan melakukan riset target market, mengelola data konsumen pun terkadang tidak di lakukan. Artinya, mereka membuang waktu dan uang untuk mencari pelanggan yang nantinya akan membeli produk atau layanan.

Beberapa pemilik bisnis mendefinisikan target market mereka adalah khalayak umum. Namun pada kenyataannya, pembeli yang membeli produk atau layanan memiliki sifat, karakteristik, dan situasi tertentu yang secara spesifik bisa di data.

Dengan mengetahui target pasar, maka akan memungkinkan anda untuk menempatkan kegiatan pemasaran anda di mana target calon konsumen berada dan menggunakan kata-kata yang secara khusus membicarakan apa yang mereka butuhkan.

 Contoh riilnya adalah ketika perusahaan anda menjual alat tulis kantor (ATK) maka pelanggan perusahaan anda bukanlah orang pada umumnya, meskipun tidak menutup kemungkinan masyarakat umum membeli produk anda. Target market perusahaan anda adalah institusi perkantoran dan sejenisnya.

Dengan menyasar ke target market yang jelas maka anda tidak perlu bersusah payah menawarkan produk ke setiap orang, ada sasaran yang jelas. Selain itu strategi pemasaran yang akan anda jalankan juga tepat sasaran.

Langkah Identifikasi Target Market

Untuk memperoleh target market yang jelas, anda harus melakukan berbagai upaya. Setidaknya inilah beberapa upaya yang harus di lakukan ketika anda ingin memperoleh target market dengan sempurna.

1. Lakukan Riset Masalah

Untuk menentukan siapa yang akan menjadi pelanggan produk atau layanan anda adalah dengan mengklarifikasi masalah yang menjadikan produk atau layanan anda adalah solusi. Misalnya, anda menjalankan layanan jasa SEO dan maintenance website. Layanan anda akan memberikan solusi kepada orang yang membutuhkan website namun mereka tidak tahu cara membuatnya, tidak sempat untuk menanganinya atau orang yang memiliki kendala di dalam digital marketingnya.

2. Tentukan Karakteristik Konsumen

Target Market
Identifikasi target market bisnis anda dari gaya hidup konsumen. Sumber Unsplash

Anda bisa mengidentifikasi konsumen anda dengan melihat karakternya seperti melihat gaya hidup, pendapatan, belanja, lokasi geografis, hobi, dan banyak hal lainnya. Dengan cara ini anda akan mengetaui lebih jelas alasan mereka memakai produk atau layanan anda.

Misalnya, untuk jasa berkebun, target pelanggan adalah kantor yang memiliki anggaran dalam perawatan kebun atau orang yang memiliki minat dalam tanaman hias. Alasan yang masuk akal mengapa mereka menggunakan jasa anda adalah karena mereka menyukai keindahan dan ingin lingkungannya indah.

3. Segmentasi Pasar Terbesar

Banyak produk dan layanan memenuhi kebutuhan berbagai orang tetapi banyak dari produk dan layanan tersebut masih memiliki konsumen yang lebih khusus lagi. Selain itu dari konsumen anda sendiri ada kalangan yang lebih khusus lagi yang menghasilkan penjualkan terbesar dari produk dan layanan anda mereka yang menempaati segmentasi pasar tertinggi tersebut adalah :

  • Konsumen yang mendapatkan manfaat paling banyak dari produk anda
  • Knsumen yang memiliki kebutuhan terbesar untuk layanan / produk yang anda tawarkan
  • Konsumen yang memiliki kemampuan untuk membayarnya
  • Konsumen yang membeli dalam jumlah terbesar secara teratur
  • Konsumen yang berlokasi di area geografis layanan bisnis anda

Dari data di atas anda bisa membuat segmentasi konsumen anda lebih detail. Dengan demikian untuk mengidentifikasi target konsumen anda akan menjadi lebih mudah.

4. Melihat Publikasi

Sebenarnya publikasi, informasi statistik, dan laporan khusus yang bisa anda dapatkan di media masa dan elektronik semuanya dapat memberikan petunjuk kepada konsumen yang harus anda jadikan target dan terkadang bagaimana pasar mungkin berubah bisa anda pelajari.

Trend pasar bisa berubah sewaktu-waktu tanpa anda sadari sebelumnya, karena itu anda harus segera tanggap ketika terjadi perubahan. Pastikan memantau setiap laporan publikasi yang menyangkut bisnis anda.  Laporan tersebut dapat menggambarkan usia pelanggan, jenis kelamin, preferensi barang, dan informasi berguna lainnya. Cara termudah adalah dengan mencari data tersebut di internet.

5. Melihat Target Market Kompetitor

Dengan mengetahui apa yang dilakukan kompetitor adalah salah satu cara membantu anda mengidentifikasi konsumen target anda. Jika kampanye pemasaran kompetitor anda ditujukan pada segmen pelanggan tertentu, ada kemungkinan besar dia telah melihat peluang pemasaran di sana. Pelajari kampanye pemasaran kompetitor anda. Pelajari metode penjualan, brosur, situs web, dan jangkauan media sosial untuk memahami basis pelanggan target mereka.

Target Market
Pantau apa yang kompetitor lakukan untuk mendapatkan target market yang tepat. Sumber Unsplash

Penutup

Memahami target market bisnis anda merupakan salah satu cara dari mungkin ratusan cara untuk memastian bisnis anda berjalan dengan baik. Sebagaimana permainan puzzle, identifikasi target market mungkinhanya satu serpihan pecahan puzzzle. Namun jika anda meningglakannya anda kemungkinan besar akan mengalami kesulitan dalam melihat gambaran penjualan produk atau jasa anda.

Karena itulah sangat penting untuk mengetahui siapa, kapan dan mengapa konsumen anda membeli barang yang anda tawarkan. Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk anda dan bisnis anda. Jika anda mengalami kesulitan dalam penjualan anda terlebih digital marketing anda, anda bisa menghubungi kami SEO Anak Sholeh yang berkompeten dalam pembuatan website profesional dan juga jasa SEO. Terima kasih.