Artikel SEO adalah artikel yang ditujukan untuk mengoptimalkan pencarian kata kunci di situs search engine seperti Google. Artikel ini bukanlah suatu jenis artikel tersendiri melainkan artikel yang ditujukan khusus untuk menulis online di blog atau website.

Jenis artikelnya sama seperti artikel pada umumnya. Artikel SEO bisa berupa deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi atau persuasi. Hanya saja butuh pengaturan tertentu agar mesin pencari, seperti google, mudah menandai tema sebuah blog atau website .

Menulis Artikel SEO Friendly

Ilustrasi Menulis Artikel
Ilustrasi Menulis Artikel, Sumber : jokosusilo.com

Inti dari menulis artikel SEO yaitu menerapkan aturan mesin pencari dalam menulis artikel sehingga robot mesin itu mudah melacak dan merekomendasi tulisan kita tampil di halaman pertama hasil pencarian.

Semakin sering artikel Anda berada di halaman pertama hasil pencarian, semakin bagus juga kualitas blog atau website yang Anda kelola. Semakin banyak pengunjung, semakin banyak trafik yang datang, dan tentunya semakin banyak yang membaca artikel Anda.

Anda bisa saja menulis artikel yang bagus tanpa memperhatikan SEO. Namun, tidak bisa dijamin artikel yang Anda tulis bisa berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Sederhananya, cara menulis artikel yang SEO friendly adalah panduan untuk menulis artikel mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Google.

Google memiliki standarnya sendiri untuk mengurutkan artikel-artikel di hasil pencarian. Mengingat betapa pentingnya sebuah artikel untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian. Berikut langkah-langkah menulis artikel SEO untuk membantu Anda menulis artikel yang tidak hanya bagus secara kaidah penulisan, tetapi juga meningkatkan potensi artikel untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google.

Nah, bagi Anda yang masih kebingungan untuk menulis artikel, khususnya artikel SEO friendly, simak ulasan lengkapnya tentang berbagai tips menulis artikel SEO friendly yang penting untuk Anda ketahui.

1. Menggunakan Keyword Pada Judul

Ilustrasi Keyword
Ilustrasi Keyword, Sumber : searchenginejournal.com

Judul merupakan salah satu hal yang sangat penting agar artikel Anda dapat ranking bagus di mesin pencari. Jika judulnya sudah salah maka artikel yang bagus bakal jadi percuma. Oleh karena itu, Anda harus mengerti bagaimana menulis judul yang bagus. Ini merupakan tips menulis artikel SEO yang sangat fundamental.

Menulis judul kunci utamanya adalah harus memasukkan kata kunci (keyword) ke dalam judul tersebut. Kata kunci bisa diletakkan secara berurutan maupun terpisah tergantung situasi dan kondisi. Maksudnya bagaimana dengan kata kunci terpisah dan berurutan? Contohnya misal Anda menulis kata kunci “jasa seo jogja”, maka Anda bisa menulisnya dengan dua cara.

Contoh judul dengan kata kunci berurutan, “Jasa SEO Jogja Profesional”. Jadi tidak ada kata pemisah di antara kata kunci. Yang kedua dengan kata kunci terpisah, “Jasa SEO Profesional di Jogja”. Jadi kata kunci “jasa seo jogja” tidak diletakkan berurutan melainkan terpisah.

Lalu bagus yang berurutan atau terpisah? Sebenarnya sama saja, karena sekalipun kata kunci terpisah google akan tetap mampu membacanya ketika ada orang mengetik “jasa seo jogja” di search engine. Namun, jika Anda menggunakan plugin Yoast SEO maka yang paling bagus adalah meletakannya secara berurutan. Intinya terpisah atau berurutan disesuaikan saja dengan kebutuhan.

2. Memperhatikan Keyword Density

Keyword density maksudnya kepadatan penggunaan keyword. Jika Anda sudah menemukan keyword yang tepat dengan popularitas pencarian yang tinggi bukan berarti Anda hanya menulis keyword tersebut sekali saja. Gunakan keyword density sebesar 2% untuk setiap artikel.

Maksudnya, jika Anda menulis artikel 500 kata, maka keyword density yang tepat untuk artikel itu adalah 10 (2% x 500). Untuk itu, dalam artikel 500 kata tersebut Anda wajib menulis atau mengulangi keyword yang Anda pakai sebanyak 10 kali.

Jumlah keyword yang ideal adalah 0,75% sampai 2% pada setiap artikel. Meski begitu, biasanya yang paling sering digunakan adalah 1% sampai 1,5% sehingga sebuah artikel tidak terlalu menumpuk banyak keyword. Jadi, artikel tetap enak dibaca dan keyword tidak terkesan dipaksakan.

3. Menggunakan Heading

Heading merupakan sesuatu yang sangat penting untuk membuat artikel menjadi SEO friendly. Apalagi jika artikel yang Anda tulis panjang maka heading akan membantu readibility-nya. Heading akan menunjukkan poin-poin dari artikel yang Anda tulis sehingga pembaca lebih mudah memahaminya.

Dalam membuat heading sebaiknya mengandung kata kunci atau turunannya. Namun tidak harus di semua heading maupun sub-heading mengandung kata kunci. Usahakan untuk membantunya tetap terkesan natural dan tidak dipaksakan.

4. Memanfaatkan Link

Ilustrasi Link
Ilustrasi Link, Sumber : roketseo.co.id

Dalam menulis artikel yang diterbitkan secara online terkadang diperlukan untuk menggunakan link, baik itu link internal maupun link eksternal. Fungsi dari link di artikel adalah untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada pembaca terkait topik utama artikel.

Link internal berfungsi untuk memungkinkan pembaca mengeksplor artikel-artikel lain di blog Anda. Dengan pembaca tidak hanya membaca artikel utama, tetapi juga membaca artikel lain akan meningkatkan lama waktu yang dihabiskan di blog Anda. Selain itu, penggunaan link internal ini membantu Google untuk memahami topik fokus blog yang Anda kelola.

Di sisi lain, link eksternal berfungsi untuk meyakinkan pembaca bahwa Anda telah melakukan riset untuk menulis artikel. Dengan meletakkan link situs lain di blog Anda dapat membantu menaikkan ranking website. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa Anda berdedikasi untuk memberikan pemahaman terbaik bagi pembaca Anda meskipun harus mengantarkan pembaca ke situs lain.

5. Mengoptimasi Gambar

Memasukkan gambar ke dalam artikel memang langkah bagus agar pembaca tidak bosan, apalagi jika artikelnya panjang. Namun, ada beberapa detail yang harus diperhatikan agar gambar di artikel Anda berfungsi secara optimal.

Pertama, sebelum Anda mengunggah gambar pastikan nama file gambar yang diunggah sesuai dengan focus keyword yang Anda gunakan. Hal ini akan memudahkan Google untuk menyesuaikan gambar dengan artikel yang diunggah.

Kedua, alt text gambar juga harus ditulis sesuai dengan focus keyword yang digunakan. Fungsinya adalah agar mesin pencari dapat mendeteksi apa gambar tersebut dan teks yang berada di sekitarnya. Selain itu, jika terjadi gambar mengalami error loading, alt text ini yang akan muncul.

Ketiga, Anda juga perlu mengoptimasi gambar dengan memperkecil file size gambar agar loading page lebih cepat.

6. Mengoptimasi Meta Deskripsi

Menggunakan keyword utama di kalimat pertama agar lebih SEO friendly biasanya membuat postingan jadi agak kaku. Untuk mengakalinya, Anda bisa menempatkan keyword Anda di meta deskripsi. Meta deskripsi inilah yang nantinya menjadi snippet di search engine.

Dengan menaruh keyword di meta deskripsi, Anda bisa lebih leluasa dan luwes dalam menulis artikel untuk user terutama di kalimat dan paragraf pertama. Perlu diperhatikan bahwa meski meta deskripsi ini hanya dilihat search engine ketika mengunjungi blog Anda, meta deskripsi ini juga dilihat user ketika googling di search engine.

Jadi, pastikan kalimat yang ada di meta deskripsi ini tetap menarik dan mengundang klik. Google membatasi penggunaan meta deskripsi sekitar 160 karakter, jadi olah sebaik mungkin meta deskripsi Anda dalam batasan jumlah karakter ini karena jika melebihi maka deskripsi Anda akan terpotong.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips menulis artikel SEO friendly yang penting untuk Anda ketahui. Dengan tips tersebut, tentu Anda sudah berupaya unutk meningkatkan trafik pengunjung ke blog Anda. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

WhatsApp Free Konsultasi