Strategi Telemarketing – Telemarketing adalah salah satu cara promosi yang masih dianggap efektif selain memasang iklan di media umum. Pengertian telemarketing yaitu memasarkan atau mensosialisasikan produk atau jasa melalui telepon.

Biasanya, strategi pemasaran melalui telemarketing ini dipakai oleh beberapa perusahaan besar untuk menawarkan produknya. Menurut banyak ahli pemasaran, penawaran melalui telemarketing cenderung mudah diterima, karena sifatnya memang berbicara secara personal langsung kepada konsumen.

Meskipun demikian, kegiatan telemarketing ini akan berdampak negatif jika sasaran market atas produk yang dipasarkan bukanlah calon pembeli potensial, atau tenaga telemarketing yang menawarkan justru seakan-akan terlalu memaksa calon konsumen untuk membeli produknya.

Telemarketing seringkali dicap sebagai kegiatan yang mengganggu oleh masyarakat. Tidak jarang Anda mendengar keluhan masyarakat dengan tawaran kartu kredit, tawaran pinjaman tanpa bunga, hingga tawaran lainnya yang tidak mengenal waktu dan cenderung memaksa. Mungkin Anda juga salah satu yang juga pernah mengalaminya.

Bagaimanapun, telemarketing merupakan profesi yang memiliki tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) seperti itu. Pasti banyak di antara Anda yang mengerti ihwal keprofesian itu. Namun, tentu sangat mungkin seorang telemarketer dapat menjadi sosok yang loveable bagi para calon konsumen.

Mengenal Telemarketing

Istilah telemarketing sendiri sebenarnya sudah banyak terdengar di kalangan masyarakat awam. Walaupun sebenarnya tidak semua orang mengerti tentang arti dari posisi tersebut. Namun kebanyakan orang mengerti bahwa tenaga pemasaran ini merupakan salah satu strategi dalam kegiatan memasarkan produk dari suatu perusahaan.

Telemarketing dapat berkomunikasi dengan para pelanggan melalui banyak media seperti misalnya melalui media telepon. Cara promosi produk melalui sistem tersebut hingga saat ini masih dianggap sebagai cara yang paling efektif. Oleh karena itu, beberapa perusahaan besar hingga saat ini masih menggunakan jasa pemasaran semacam ini untuk memasarkan produk barang ataupun jasanya.

Tugas utama telemarketing yaitu melakukan penjualan produk dengan menggunakan media telepon sebagai produk pelayanannya. Seorang telemarketing juga perlu menghubungi calon konsumen dan pelanggan yang dianggapnya berpotensi untuk melakukan pembelian produk. Tentu saja dalam menjual suatu produk maka mereka haruslah memberikan informasi secara jelas kepada para konsumen atau pelanggan.

Selain itu, seorang telemarketing juga perlu melakukan penjualan serta menerima order. Memang mereka biasanya menggunakan media telepon untuk memberikan pengetahuan dan informasi mengenai produk yang dijualnya. Dengan adanya informasi mengenai produk yang dijual maka para konsumen dan pelanggan bisa memastikan apakah ia akan membeli produk yang dijual dan ditawarkan oleh suatu perusahaan ataukah tidak.

Strategi Telemarketing

Ilustrasi Strategi Telemarketing
Ilustrasi Strategi Telemarketing, Sumber : en.kabar.kg

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa posisi ini merupakan suatu pekerjaan yang mengganggu masyarakat. Sebab tenaga pemasar tersebut biasanya melakukan penawaran terhadap suatu produk melalui media telepon. Bahkan terkadang seorang telemarketing terkesan memaksa pelanggan untuk melakukan pembelian produk.

Oleh karena itu, tanggapan para konsumen tidak selalu ramah kepada para pekerja tersebut. Untuk itu seorang telemarketing perlu memiliki beberapa strategi sehingga tidak dianggap mengganggu dan bisa memasarkan produk dengan baik. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Mengetahui Produk dengan Baik

Sebelum meyakinkan orang lain, seorang telemarker harus meyakinkan diri tentang produknya dengan cara mengetahui setiap manfaat dari produk atau jasa yang akan ditawarkan. Dengan memiliki product knowledge atau pengetahuan tentang produk, seorang telemarketer akan mampu meyakinkan semua keunggulan produknya pada calon konsumen.

Tentu saja, knowledge produk merupakan komponen penting yang dapat Anda jadikan amunisi-amunisi senjata Anda dalam menawarkan produk atau jasa.

2. Menggali Informasi sebelum Menelpon

Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya mengenai orang yang akan Anda hubungi ini. Cari tahu apa hobinya, kesukaannya, jumlah anaknya, dan hal lainnya yang dapat digunakan untuk melancarkan proses telemarketing Anda nantinya.

Bayangkan saja, jika Anda dihubungi oleh orang yang mengenal seperti Anda dan masalah Anda serta mampu memberikan solusi yang tepat, apakah Anda tidak mengambil solusi yang ditawarkan olehnya? Tentu saja mengambilnya.

3. Memiliki Pedoman Cara Bertanya yang Tepat

Hal paling sulit dibandingkan mendapat respon dan jawaban yang cepat adalah mengajukan pertanyaan yang tepat. Banyak dari telemarketing akan berbelit-belit dalam mempertanyakan suatu hal, padahal suatu pertanyaan yang berbelit-belit adalah hal yang paling dibenci.

Telemarketing profesional tahu bagaimana caranya mendapatkan suatu jawaban yang diinginkan, salah satu caranya yakni dengan menggunakan pedoman 5 W 1 H.

4. Menampilkan Sikap Ramah dan Wajar

Ilustrasi Menjalin Kerjasama Bisnis
Ilustrasi Menampilkan Sikap Ramah, Sumber : klikmania.net

Setiap telemarketing harusnya tahu bahwa menghubungi berarti mengajak orang untuk berbicara. Karena Anda berbicara melalui telepon dan lawan bicara tidak bisa melihat ekspresi wajah Anda, maka ada baiknya untuk menggunakan intonasi suara yang ramah dan tidak kaku.

Daftar pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada calon konsumen bisa disiasati dengan pemakaian bahasa yang sedikit luwes dan tidak harus persis sama dengan script, ambil saja intinya.

5. Menelpon Tidak Harus Berjualan

Target penjualan memang harus terpenuhi, namun Anda juga perlu sesekali menelpon pelanggan hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun, selamat hari raya atau hanya sekedar menanyakan kabar, hal tersebut berguna untuk menciptakan hubungan yang baik antara Anda dan customer.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa strategi telemarketing yang bisa Anda praktikkan. Salah satu keuntungan yang bisa Anda peroleh sebagai pekerja di bidang telemarketing adalah adanya kemampuan sales yang Anda kuasai.

Sebab, dalam hal ini tentu Anda diharuskan untuk melakukan pemasaran produk kepada para konsumen. Di sini dibutuhkan keahlian melakukan penjualan yang penuh dengan trik agar produk yang ditawarkan bisa sukses terjual.

Anda juga bisa mengembangkan suatu sikap berani terutama untuk menghadapi para konsumen sekalipun hanya melalui telepon saja. Rasa takut ditolak yang awalnya muncul kini secara perlahan bisa semakin dilawan sehingga Anda semakin mental dalam bekerja.

Tidak hanya itu saja, tetapi melalui kegiatan telemarketing maka Anda juga bisa berlatih untuk menjadi pendengar yang baik. Melalui pendengaran akan keluh kesah dan pengalaman dari pelanggan maka Anda bisa menambah wawasan dan pengetahuan mengenai suatu hal.