Menggunakan teknik marketing yang bervariasi tentu akan membuka peluang untuk mendapatkan klien atau pelanggan lebih banyak. Apalagi saat ini ketika anda masih menggunakan cara marketing tradisional, maka sepertinya ada keharusan untuk merambah ke teknik marketing lainnya. salah satu yang akan dibahas kali ini adalah teknik funnel marketing yang juga telah diulas di artikel sebelumnya.  

Bersandarkan pada ulasan sebelumnya mengenai marketing funnel strategy yang membahas tentang perilaku konsumen, maka secara garis besar funnel marketing akan melalui beberapa tahapan. Dengan memahami tahapan-tahapan berikut ini diharapkan, anda akan mengetahui cara melakukan teknik marketing ini langkah demi langkah.

Tahapan Funnel Marketing

Funnel Marketing
Marketing funnel. Sumber marketingprofs.com

1. Eksposur

Eksposur atau kesadaran adalah langkah awal dari tahapan funnel ,marketing yang harus anda lalui. Khalayak ramai harus mengetahui merk anda. Dunia maya telah menyediakan saluran untuk menciptakan kesadaran dan memanfaatkan kekuatan dari mulut ke mulut, jenis pemasaran yang jauh lebih efektif daripada iklan tradisional.

Marketing alamiah dari mulut ke mulut memungkinkan pengguna membagikan konten anda, dengan tidak langsung akan memberi merek anda legitimasi dan kepercayaan. Buatlah merk anda terkenal atau setidanya dapat dengan mudah ditemukan di dunia maya.

Strategi eksposur terdiri atas :

  • Teknik SEO. menjadikan anda dapat ditemukan di pencarian organik
  • Pemasaran konten. Membuat konten yang layak untuk dibagikan
  • Membangun komunitas.
  • Iklan digital melalui tampilan, iklan media sosial, dan iklan PPC.

2. Penemuan

Setelah pengguna yang merupakan calon pelanggan menemukan situs anda di internet melali mesin pencari, pastikan pengguna tetap di sana dan pastikan membuat mereka kembali. Biasanya dalam suatu aplikasi atau situs marketplace akan ada tawaran atau rekomendasi barang lain yang memiliki hubungan dengan barang yang sudah anda beli sebelumnya.

Anda bisa menerapkannya di situs website. Anda harus menyertakan tautan ke konten lain yang anda tulis terkait dengan topik yang sudah dibaca oleh pengguna. Biasanya situs web menyertakan rekomendasi untuk bacaan lebih lanjut di akhir posting mereka. Menawarkan pengunjung untuk mendaftar ke buletin email anda memberikan peluang tambahan untuk menjangkau mereka setelah mereka meninggalkan situs anda.

3. Pertimbangan

Membuat konten dan membagikan ke semua platform media sosial sangat membantu dalam penjualan. Hal ini karena menurut salesforce.com 75% keputusan untuk membeli produ dari suatu merk datang sebelum mereka membaca ulasan tentang produk yang mereka beli. Mengapa bisa seperti itu?

Misalnya, jika ada seseorang sebut saja A yang membagikan konten anda di media sosialnya, dan konten tersebut diketahui oleh orang lain semisal B, maka ada kemungkinan si B akan membeli produk anda karena ‘rekomendasi tidak sengaja’ dari A. Karena itulah, anda seharusnya banyak menyebarkan konten anda ke media sosial.

Informasi adalah konten terbaik untuk membantu pengguna pada tahap pertimbangan. Pikirkan tentang informasi apa yang dibutuhkan konsumen untuk membuat keputusan. Informasi tentang kompatibilitas dengan produk yang sudah ada, kemudahan dalam pengaplikasian dibanding produk lain dan semua informasi yang bisa menarik konsumen baru bisa anda tuliskan.

Keputusan pembelian sebagian besar dibuat sebelum seseorang mengunjungi situs web anda, karena itu anda membutuhkan konten untuk ditampilkan di media sosial, tautan balik ke merek anda, dan iklan berbayar. Informasi paling umum yang diinginkan konsumen ketika mereka mengunjungi situs anda adalah harga, jadi jangan menyembunyikan informasi harga dibalik informasi lainnya.

4. Konversi

Ketika calon konsumen memutuskan untuk membeli produk anda, maka terkadang mereka akan meminta informasi penting produk anda yang belum mereka ketahui seperti layanan purna jual, pengembalian atau retur barang dan sebagainya. Ingat, jika mereka sudah menanyakan ini sebenarnya produk anda sudah hampir terjual. Selesaikan kesepakatannya.

Seperti pedagang lainnya, jangan biarkan mereka pergi setelah membeli produk anda. mintalah mereka membagikan pembelian mereka dengan jejaring sosial mereka agar anda mendapatkan reputasi di media sosial mereka. Anda bisa juga memberikan semacam potongan harga atau kupon jika pelanggan mampu mengajak 3 teman untuk membelinya.

Banyak faktor yang mempengaruhi konsumen untuk memutuskan membeli atau tidak membeli produk anda. Terkadang, tidak ada yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka mengatasi masalah tersebut, jika calon pelanggan tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli produk anda, tentu anda tidak bisa berbuat apa-apa untuk mempengaruhi keputusan mereka.

Dalam kasus lain, anda dapat membantu dengan memberikan layanan angsuran melalui piha ketiga. Bisa juga dengan membuat versi lite dari produk anda dengan harga yang lebih terjangkau.

5. Hubungan pelanggan

Saat ini hubungan dengan pelanggan mulai dilihat sebagai tujuan dari penjualan. Namun beberapa pelanggan tidak benar-benar menginginkan hubungan dengan anda ketika mereka sudah mendapatkan barang dari anda.

Hubungan yang terjadi antara anda dengan konsumen tergantung pada masing-masing pihak yang menerima nilai. Jika pelanggan anda tidak mendapatkan nilai dari sebuah hubungan dengan anda, maka tentu mereka tidak ingin berhubungan lebih lama dengan anda. Mereka akan berpikir bahwa anda hanya mencuri peluang dengan membuka hubungan dengan konsumen.

Jadi, anda perlu memikirkan tentang apa yang dapat anda lakukan untuk memberikan nilai kepada konsumen anda. Jika mereka merasa mendapatkan manfaat, maka mereka akan bertahan dengan hubungan tersebut. Hal ini sesuai dengan apa yang di lakukan oleh SEO Anak Sholeh.

Sebagai perusahaan penyedia jasa SEO profesional, kami akan seantiasa memberikan panduan bisnis kepada pelanggan sebagai pemberian nilai lebih perusahaan kepada pelanggan melalui saluran media gadget mereka seperti melalui elegram, WhatsApp dan sebagainya. Dengan cara ini pelanggan akan senang dengan hubungan tersebut.

6. Penyimpanan

Funnel Marketing
Buat kesepakatan dan jaga hubungan. Sumber Unsplash

Sebagai seorang pebisnis, anda tentu ingin mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Menurut penelitian untuk mendapatkan pelanggan baru akan memerlukan sumberdaya 5-7 kali lipat daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Lebih mahal untuk mengganti pelanggan yang meninggalkan anda.

Berikan nilai lebih untuk pelanggan, dengan cara ini kemungkinan besar para pelanggan akan tetap tinggal. Bangun produk yang memenuhi atau melebihi ekspektasi pelanggan, tawarkan dengan harga yang wajar, dan buat produk tersebut tersedia dan pertahankan pelanggan anda. Pikirkan tentang sedikit tambahan untuk melebihi ekspektasi dan pastikan anda dapat memenuhi janji yang anda tawarkan.

Pelanggan sangat senang jika anda mengirimkan produk yang mereka beli lebih awal dan mereka tidak bisa memaafkan jika anda terlambat dalam pengiriman. Rencana darurat membantu menghindari kegagalan. Jika ada yang tidak beres dalam perjalanan paket pesanan anda karena suatu hal seperti cuaca ekstrim maka rencanakan langkah selanjutnya.

Anda bisa memberikan solusi atas keterlambatan paket yan mereka pesan.  Komunikasikan solusi anda kepada pelanggan dan jangan pernah mencoba untuk menyembunyikan masalah karena hasilnya akan lebih buruk ketika kegagalan anda akhirnya diketahui oleh pelanggan.

Penutup

Mengoptimalkan saluran pemasaran digital berarti memastikan keberhasilan anda dalam memasukkan lebih banyak pelanggan ke saluran bisnis anda, mengarahkan lebih banyak orang ke saluran penjualan, dan memastikan orang-orang tetap berada di saluran anda. Jadi pantau metrik yang terkait dengan saluran digital marketing anda. Senantiasa memperhatikan dan menyelesaikan setiap masalah yang timbul.