Landing page adalah halaman website yang sengaja didesain untuk meningkatkan penjualan atau mengumpulkan leads bagi bisnis. Jadi ketika Anda membuat iklan PPC, mengirim promosi melalui email marketing, atau posting di media sosial, Anda arahkan target audiens menuju halaman website tersebut.

Landing page biasanya menampilkan promosi dalam bentuk layout satu halaman full. Bisa juga dikatakan mirip brosur penawaran yang sering diberikan oleh para sales di mall, pasar, jalanan, maupun toko kecil.

Dalam dunia digital, khususnya dunia per-website-an, tentu dengan membuat landing page yang semakin menarik, maka akan semakin tinggi pula daya konversinya atau supaya orang tertarik dan akhirnya membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Jenis Landing Page

Ilustrasi Landing Page
Ilustrasi Landing Page, Sumber : Blog Hakaku

Terdapat dua jenis landing page, yaitu lead generation landing page dan click through landing page. Adapun perbedaannya adalah sebagai berikut.

1. Lead Generation Landing Page, bertujuan untuk mengumpulkan informasi calon pelanggan potensial (leads) seperti email, nomor telepon, dan lainnya. Sebagai gantinya perusahaan memberikan imbalan seperti ebook gratis, layanan konsultasi gratis, dan semacamnya.

2. Click Through Landing Page, berfungsi sebagai tempat calon pelanggan melakukan pembelian. Terdapat Call to Action (CTA) jelas yang mendorong mereka untuk membeli produk.

Komponen Utama

Jika Anda sudah sering melihat landing page, secara sadar atau tidak sadar Anda akan menyadari bahwa ada banyak kemiripan secara struktur. Berikut komponen landing page yang masing-masing mempunyai peran tersendiri.

1. Headline

2. Gambar / Video

3. Subheadline

4. Badan / Isi / Penjelasan

5. Social Proof / Testimonial

6. Call to Action (CTA)

Untuk bisa membuat landing page yang memiliki konversi tinggi, maka Anda harus mendapat nilai baik untuk semua komponen tersebut. Headline yang luar biasa akan percuma jika isinya payah, demikian sebaliknya.

Perbedaan Landing Page Dengan Homepage

Ilustrasi Homepage vs Landing Page
Ilustrasi Homepage vs Landing Page, Sumber : Blog Indizine

Homepage adalah halaman depan website Anda dan apa yang pengunjung lihat ketika mereka mengetikkan nama domain Anda di browser internet. Di sisi lain, landing page bisa merupakan salah satu halaman di website Anda atau halaman website yang berdiri sendiri yang menjadi halaman pertama yang dituju pengunjung dari pihak ketiga (iklan PPC, email marketing, media sosial, dan lainnya).

Sebuah homepage didesain untuk pengunjung agar bisa memahami bisnis Anda secara keseluruhan. Mereka bisa menjelajah website Anda dan mengeksplor halaman-halaman seperti About Us, Contact Us, Our Product, Sign Up, hingga halaman karir.

Berbeda dengan landing page yang didesain untuk menghasilkan konversi, link di landing page lebih sedikit dibanding homepage yang didesain agar pengunjung membuat keputusan pembelian, sign up, atau subscribe newsletter.

Berikut perbedaan antara homepage dan landing page.

Homepage :

  • Mengarah pada halaman utama website.
  • Fungsinya untuk memberikan gambaran keseluruhan bisnis.
  • Memberikan link ke laman-laman penting lain dalam website.
  • Memungkinkan calon pelanggan untuk mempelajari semua produk yang dijual.

Landing Page :

  • Mengarah pada salah satu laman dalam website.
  • Fungsinya untuk menerima trafik dari satu atau beberapa saluran marketing (iklan, email marketing, ads referral, dan lain-lain).
  • Fokus pada satu topik tertentu.
  • Mendorong calon pelanggan untuk mengambil satu tindakan tertentu.

Umumnya, Anda hanya bisa mempunyai satu homepage. Namun, Anda bisa membuat landing page sebanyak-banyaknya yang dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda. Anda juga bisa membuat landing page khusus untuk trafik yang didatangkan dari email marketing maupun media sosial. Intinya adalah landing page dapat dibuat berdasarkan berbagai macam tujuan.

Siapa Saja Yang Membutuhkan?

Ilustrasi Digital Marketer
Ilustrasi Digital Marketer, Sumber : bizjournals.com

Ini dia pertanyaan besarnya, kira-kira apakah semua bisnis itu membutuhkan Landing Page? Dan apakah semua bisnis itu cocok dioptimasi dengan halaman website jenis Landing Page?

Nah, kalau pertanyaannya dibalik. Kira-kira, apakah Anda termasuk dalam kategori pengusaha / profesi berikut ini?

1. Pemilik UKM yang ingin Go Online.

2. Berprofesi sebagai Internet Marketer / Digital Marketer.

3. Pemilik Start-up online yang ingin meningkatkan Brand Awareness.

4. Praktisi MLM yang ingin menumbuhkan jaringan di bawahnya melalui internet.

5. Pemilik Jasa Pembuatan Website, Web Desainer, atau Copywriter.

6. Berprofesi sebagai Pengusaha Offline dan ingin memasarkan produk secara online.

7. Bekerja sebagai SEM atau Online Marketing Strategist di sebuah UKM atau perusahaan.

Jika iya, maka landing page akan sangat membantu proses promosi online produk atau jasa Anda di internet.

Tips Membuat Landing Page Yang Menarik

Ilustrasi Copywriting Landing Page
Ilustrasi Copywriting Landing Page, Sumber : PanduanIM

Bagi Anda yang akan membuat landing page, perlu diperhatikan beberapa tips membuat landing page yang baik dan menarik.

1. Desain Rapi Dan Bersih

Tampilan dan struktur halaman website secara keseluruhan memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas landing page dalam menaikkan konversi. Tujuan utama landing page Anda adalah memudahkan konversi pengunjung menjadi pelanggan atau leads.

Landing page yang efektif adalah halaman website yang memanfaatkan warna dan gambar menarik dengan baik. Gunakan perpaduan warna yang kreatif dan enak dilihat.

2. Minimalis

Landing page yang baik adalah halaman yang menyediakan informasi yang cukup untuk memotivasi pengunjung untuk konversi. Terlalu banyak informasi yang disediakan bisa menjadi tidak efektif untuk konversi. Oleh karena itu, berikan informasi yang singkat, padat, dan tepat agar pengunjung tertarik untuk konversi.

3. Mobile Friendly

Berdasarkan riset Google, sebanyak 94 persen pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile. Mayoritas pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui smartphone karena lebih mudah dan lebih cepat diakses.

Anda juga harus mempertimbangkan perilaku konsumen ini dalam membuat landing page. Landing page Anda harus dapat diakses secara optimal, baik di perangkat desktop maupun di perangkat mobile.

4. Memanfaatkan Header Untuk Promosi

Landing page juga harus menampilkan penawaran yang kuat dan jelas. Anda bisa memanfaatkan headline di halaman website untuk menunjukkan tawaran-tawaran menarik.

5. Menampilkan Trust Signal

Trust signal juga tidak dapat diabaikan dalam membuat landing page yang efektif. Trust signal adalah testimoni pelanggan, liputan media massa, atau daftar klien yang menggunakan layanan atau produk Anda.

Dengan trust signal, Anda bisa menunjukkan kepada pelanggan bahwa mereka datang ke tempat yang tepat dan terpercaya. Para pengunjung perlu diyakinkan bahwa ada orang lain yang sudah menggunakan layanan atau produk Anda dan merasa puas.

6. Beberapa Versi

Anda bisa membuat landing page khusus untuk trafik yang datang dari iklan PPC. Untuk pengunjung yang datang dari media sosial, Anda juga bisa membuatkan landing page khusus. Begitu juga dengan pengunjung dari sumber lain seperti email marketing. Anda bisa membuat landing page dengan konten berbeda-beda sesuai dengan iklan yang ada di masing-masing iklan.

7. Form Yang Pendek

Ketika pengunjung membuka website Anda, tentu Anda ingin mengumpulkan sebanyak mungkin data pengunjung tersebut. Namun, bukan berarti Anda bisa meminta pengunjung website untuk mengisi form panjang di landing page.

Semakin banyak kolom form yang harus diisi oleh pengunjung, semakin kecil pula kemungkinan mereka menyelesaikan form tersebut. Artinya, konversi akan turun dan Anda tidak mendapatkan data penting dari pengunjung. Jika Anda ingin pengunjung mengisi sebuah form sampai selesai, berikanlah form yang singkat.

8. Sama Dengan Isi Iklan

Indikator lain sebuah landing page dianggap efektif adalah ketika memberikan pesan yang sama dengan pesan di iklan. Dengan begitu pengunjung tidak akan merasa dibohongi.

9. Menjalankan Uji Coba

Agar bisa mengetahui sebuah landing page bagus atau tidak adalah dengan menjalankan uji coba. Landing page yang bagus tidak dapat dibuat tanpa melewati uji coba terlebih dahulu.

Dengan uji coba, Anda bisa mengetahui apa yang sudah benar dari landing page Anda dan apa yang perlu diperbaiki.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips membuat landing page yang menarik dengan teknik copywriting. Tentu dengan membuat landing page yang semakin menarik, maka akan semakin tinggi pula daya konversi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

WhatsApp Free Konsultasi