Banyaknya pihak yang menjual backlink dikarenakan kualifikasi untuk masuk SERP sangat berat. Salah satunya konten. Membuat konten di internet adalah hal yang sangat menjemukan bagi sebagian orang. Apalagi jika konten yang akan disusun harus sesuai dengan aturan yang baku, seolah olah tidak ada ‘kebebasan’ dalam membuat konten. Maka selain banyaknya pihak yang menawarkan backlink untuk di beli ada juga jasa membuat konten SEO untuk website.

Tapi bagaimana dengan backlink? Sebenarnya sama saja. Sama saja memakan waktu dan menjemukan bagi sebagian orang. Maka ada beberapa pihak yang melakukan bisnis ilegal dengan
menjual backlink generator untuk membangun backlink yang katanya berkualitas. Dan sebagian yang lain menawarkan jasa membuat atau menjual backlink murah untuk optimasi.

Beli backlink
Membuat konten berkualitas adalah kunci keberhasikan SEO. Sumber unsplash

Mengapa Terjadi Jual Beli Backlink

Ada beberapa alasan seseorang memutuskan membeli backlink daripada membuat sendiri atau memperkerjakan orang lain untuk membuat backlink.

Ingin lebih cepat

Jika kita telah membuat wensite tentu kita akan memikirkan banyak hal mengenai website tersebut. Mulai dar tiampilan, konten, fitur yang akan dipasang, sampai perkara optimasi. Dan tentu hal ini menjadi sangat melelahkan ketika dikerjakan sendiri. Atau jika dikerjakan bersama-sama pun juga akan memakan banyak waktu kita.

Maka ada ‘jalan pintas’ yang biasa dilakukan oleh orang orang yang membuat website agar website optimal. Salah satunya adalah membeli konten, menghubungi pihak yang menawarkan backlink untuk kemudian beli backlink atau membeli ‘mesin’ produksi backlink. Beberapa langkah tersebut tentu saja untuk menghemat waktu agar wakti tidak terbuang untuk mengurusi website agar optimal.

Malas membuat konten

Ini adalah penyakit dari sebagian orang atau banyak orang. Seperti yang telah disinggung di depan, rata-rata kemalasan ini dikarenakan untuk membuat konten harus ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Bahkan sebagian orang untuk membuat konten secara bebas saja malas apalagi membuat konten dengan syarat tertentu.

Konten yang dimuat dalam halaman website haruslah berkualitas. Dan harus memperhatikan hal berikut ini.

1. Konten harus orisinil

Google sangat membenci pihak yang melakukan plagiat suatu karya orang lain. Oleh karena itu untuk membuat konten dalam suatu halaman website haruslah orisinil dari karya kita sendiri. Dalam membuat konten bisa saja melihat konten orang lain untuk sebagai referensi atau inspirasi. Akan tetapi jika menjiplak karya orang lain itu sungguh berbahaya.

2. Konten harus relevan

Relevansi konten harus diperhatikan agar tidak terkena penalti oleh Google baik penalti manual atau filter otomatis Google Panda. Algoritma dari mesin pencari semakin canggih dan akan diupdate secara real time sehingga untuk mengakali mesin pencari dengan membuat konten yang tidak relevan tentu menjadi hal yang sia-sia.

3. Konten sesuai kaidah

Konten yang dibuat tentu harus sesuai kaidah yang ada. Jangan sampai konten tersebut berisi banyak kata kunci, terdapat anchor yang kurang relevan. Atau berisi banyak backlink yang ditanam, maka kaidah membuat konten harus diperhatikan.

Ada beberapa trik yang dilakukan dengan mentranslate artikel berbahasa asing kemudian menggunakan artikel tersebut dengan cara memutar tiap paragrafnya agar tidak sama persis dengan artikel aslinya. Hal itu sungguh sia-sia dikarenakan konten yang dihasilkan tidaklah sempurna dan berkualitas rendah.

Malas belajar

Algoritma Google selalu diupdate secara real time, artinya kita harus sering belajar dan menganalisa agar kita bisa paham bagaimana cara agar segala upaya yang kita lakukan untuk optimasi website tidak terkena penalti dari Google.

Hal ini tentu memakan banyak waktu dan pikiran. Jika kita menerapkan cara-cara kuno untuk optimasi website kita yang dulu sudah biasa dilakukan misalnya dengan bertukar link dalam jumlah banyak maka bisa jadi upaya yang kita lakukan akan diketahui oleh Google dan perinngkat web kita terlempar ke bawah.

Maka jangan sampai apa yang kita lakukan akan merubah peringkat web kita menjadi turun dikarenakan kurangnya pengetahuan. Untuk itu selalu mencari tahu tentang apa-apa yang kita butuhkan dari pengembangan website kita.

Malas mencari peluang

Berhubungan dan membuka relasi di dunia maya sangatlah penting bagi pihak yang menginginkan peringkat di SERP. Dengan memiliki relasi yang banyak kita bisa melakukan pertukaran link untuk optimasi. Dan tentu saja pertukaran link harus sewajarnya.

Membuat backlink yang tidak terlalu banyak tetapi dengan website yang DA dan PA nya tinggi akan lebih baik daripada membuat backlink dalam jumlah besar akan tetapi dengan website yang kurang dipercaya.

Maka membangun kepercayaan dengan relasi sangatlah penting. Selain bisa bertukar backlink kita bisa juga konsultasi atau diskusi dengan relasi kita ketika menemukan permasalahan pada website yang mungkin tidak bisa kita hadapi sendiri.

Untuk mencari relasi bisa bermula dari aktifitas di forum. Dan dengan bertukar link akan lebih baik daripada kita memutuskan untuk beli backlink.

Kesalahan Persepsi Tentang Backlink

Ada hal yang terpikirkan oleh beberapa orang (dulu termasuk saya) bahwa semakin banyak backlink yang dibangun maka akan semakin besar peluang untuk masuk ke peringkat SERP. Padahal Google saat ini sesuai dengan panduan webmaster, lebih mengutamakan konten yang berkualitas daripada memperbanyak backlink atau membeli backlink kualitas rendah.

Backlink juga penting akan tetapi kita lebih mementingkan panduan webmaster daripada ego atau persepsi kita. Karena website kita tergantung pada ‘aturan’ mesin pencari. Maka untuk saat ini mulailah belajar membuat konten yang baik.

Beli Backlink, Tidak aman!

Maka bisa dipastikan, sesuai dengan aturan yang dikeluakan oleh Google tentang skema aturan maka membeli backlink tidak diperkenankan oleh Google.

Berikut adalah salah satu point dari Webmaster Google yang menerangkan bahwa membeli backlink menjadikan dampak buruk bagi peringkat SERP.

Pembelian atau penjualan tautan yang lulus dari PageRank. Termasuk menukarkan uang dengan tautan, atau pos yang berisi tautan; menukarkan barang atau layanan untuk tautan; atau mengirim produk “gratis” kepada seseorang sebagai ganti tulisan mereka tentang produk tersebut yang menyertakan tautan.

Dari kutipan panduan di Google Webmaster mengenai skema tautan tersebut sudah cukup jelas menunjukkan kepada kita bahwa skema tautan dengan membeli tautan adalah kegiatan yang dapat memperburuk posisi web di mesin pencari.

Apa yang harus kita lakukan?

Hapus tautan berbahaya

Ketika kita sudah terlanjur bekerja dengan tautan yang tidak sesuai dengan aturan Webmaster Google anda bisa segera menghapus tautan tersebut. Dalam Google Console atau Google Webmaster Tools terdapat alat yang bernama Google Disavow. Maka kita bisa menggunakan alat tersebut untuk menghapus link yang dianggap spam.

Segera belajar membuat konten

Segera membuat konten yang benar benar berkualitas dan dapat menaikkan rangking di SERP. Dengan membuat konten yang baik pada hakekatnya kita menginvestasikan modal jangka panjang meskipun termasuk modal yang ‘kecil’ nilainya.

Alokasikan ke investasi lain

Daripada membeli backlink atau membeli mesin pembuat backlink atau backlink generator akan menjadi lebih baik jika dana tersebut kita gunakan untuk memperkejakan seseorang untuk membuat konten yang baik.

Beli Backlink
Memutuskan beli backlink> Pikirkan lagi. Sumber unsplash

Dengan demikian waktu dan pikiran kita tidak akan terbuang dengan membuat konten yang sesuai kaidah SEO.

Penutup

Website yang baik adalah website yang tidak melakukan praktek ‘ilegal’ dengan memanipulasi mesin pencari. Biarkan semua berjalan dengan alamiah dan yang terpenting dari kita adalah usaha yang maksimal.

Dengan usaha dan belajar maksimal maka kedepannya pasti akan ada peluang untuk meningkat dan hal ini yang kami lakukan untuk mengoptimalkan website anda di mesin pencari. Kami dari jasa SEO Jogja yang sudah dipercaya mengelola situs website akan sangat mengapresiasi siapa saja yang bekerja dengan baik dan pantang menyerah.