Keamanan menjadi hal penting di dalam teknologi informasi saat ini. Berbagai kejahatan seperti kejahatan phising, hacking dan kejahatan lainnya merajalela. Dalam teknologi transfer data, saat ini yang paling penting selain kecepatan adalah keamanan, bahkan keamanan transfer data menjadi faktor pendukung SEO, salah satunya adalah menggunakan fungsi HTTPS untuk keamanan.

Situs web apa pun yang menampilkan ikon gembok di bilah alamat menggunakan HTTPS. Artinya situs tersebut memberikan jaminan perlindungan data kepada pengaksesnya. Biasanya untuk mengakses website yang terpercaya atau memastikan website tersebut bukan website ‘tiruan’ maka pada alamat website ditulis HTTPS. Jika tanda gembok muncul dan website bisa diakses maka fungsi HTTPS berjalan.

Secara sederhana HTTPS (HyperText Transfer Protocol Secure) adalah versi terenkripsi dari HTTP, yang merupakan protokol utama yang digunakan untuk mentransfer data melalui World Wide Web. Dengan menggunakan fungsi HTTPS  komunikasi antara browser dan server akan terlindungi.

Biasanya dalam prosesnya transfer data ini dicegat dan dirusak oleh penyerang, sehingga mereka bisa melakukan kejahatannya. HTTPS memiliki kemampuan untuk memberikan kerahasiaan, integritas, dan otentikasi ke sebagian besar lalu lintas WWW saat ini .

Memahami Fungsi HTTPS

Fungsi HTTPS
Untuk keamanan, pakai SSL pada website anda. Sumber Unsplash

Pada saat proses transfer data, penyerang bisa mendapatkan data sensitif seperti informasi login, detail pembayaran atau kode rahasia ke sumber daya yang diminta. Model serangan seperti ini dapat terjadi di mana saja dengan router atau ISP yang tidak tepercaya. Setiap jaringan WiFi publik rentan terhadap serangan semacam itu.

Meskipun seseorang bisa menggunakan VPN namun tidak semua orang terbiasa dengan ini. Solusinya adalah dengan membuat fungsi kemananan di tingkat webmaster. Di situlah HTTPS berperan.

HTTPS mengenkripsi permintaan dan tanggapan HTTP sehingga penyerang yang mencegat transfer data hanya akan melihat karakter acak, bukan detail informasi yang mereka inginkan. Saat ini banyak layanan yang memberikan kemananan dengan koneksi HTTPS dan sebagian besar menggunakan sertifikat TLS (Transfer Layer Security) untuk mengamankan koneksi.

Sertifikat SSL

Sertifikat TLS atau sertifikat SSL sama saja, ini hanya masalah penyebutan, hanya saja saat ini dipopulerkan dengan istilah TLS. Untuk mengaktifkan HTTPS di situs web hanya dengan mendapatkan sertifikat TLS dan memasangnya di server.

Sertifikat TLS diterbitkan oleh Certificate Authority (CA) yang berperan sebagai pihak ketiga yang terpercaya dalam hubungan klien-server. Anda dapat memeriksa sertifikat TLS setiap situs web dan CA yang menerbitkannya dengan mengklik ikon gembok di bilah alamat browser.

Jenis Sertifikat SSL

Ada beberapa macam jenis sertifikat yang dikeluarkan oleh CA. Masing masing sertifikat memiliki fungsi pengamanan tersendiri.

1. Domain Validation (DV)

Sertifikat TLS gratis biasanya menggunakan sertifikat DV yang disertakan dengan paket hosting. Sertifikat ini memvalidasi bahwa pemilik sertifikat mengontrol nama domain tertentu. Teknik validasi dasar seperti itu cukup baik untuk blog dan situs web yang tidak menangani informasi sensitif. Dalam melakukan validasi domain hanya memerlukan validasi kepemilikan domain melalui email atau auth file validation method atau DNS-based Authentication. Sertifikat DV TLS biasanya berasal dari CA nirlaba yang disebut Let’s Encrypt. Kebanyakan perusahaan menawarkan penggunaan sertifikat TLS gratis yang dapat diperpanjang secara otomatis.

2. Organization Validation (OV)

Penerbitan sertifikat jenis ini memerlukan validasi kepemilikan domain yang disertai dokumen bisnis untuk penerbitan sertifikat. Hal ini mirip dengan penggunaan domain .co.id yakni memerlukan dokumen bisnis sehngga proses lebih lama. Sertifikat berbasis OV sangat disarankan untuk organisasi atau perusahaan yang website bisnisnya sudah terdaftar.

3. Extended Validation (EV)

Jika anda membuat website yang memungkinkan untuk melakukan trnasaksi keuangan, semisal website online shop, maka untuk keamanannya menggunakan sertifikat berbasis EV. SSL ini memiliki Green Address Bar sehingga terlihat lebih ekslusif. Untuk penerbitan sertifikatnya sama dengan OV memerlukan dokumen pendukung kepemilikan domain anda.

Fungsi HTTPS Untuk SEO

Meskipun optimasi konten berkualitas, atau membangun backlink mampu memberikan peringkat yang bagus pada mesin pencari, namun ketika membangun website dengan posisi yang ideal di SERP tetapi tidak disertakan sertifikat keamanan sepertinya ada yang kurang. Inilah beberapa pengaruh sertifikat SSL untuk SEO.

1. Peringkat oleh Google

Google meluncurkan algoritme yang diperbarui sehingga mendukung situs web HTTPS pada 2014. Dalam update algortima tersebut keberadaan situs dengan sertifikat HTTPS hanya mengalami peningkatan peringkat kecil. Tetapi Google mengindikasikan bahwa mereka mungkin memperkuat sinyal di masa depan.

Pada tahun 2015, Google menyatakan bahwa peningkatan peringkat HTTPS mereka dapat berfungsi sebagai pemecah antara dua hasil yang sama kuat. Artinya, jika situs web anda sama kuat dengan situs pesaing anda dalam hal kecepatan, tag judul, konten, dll. Tetapi situs web pesaing anda adalah HTTPS dan milik anda tidak menggunakannya maka Google kemungkinan besar akan memberi peringkat pesaing anda di atas situs anda.

Saat ini sekitar 55% dari semua situs web aman dan memilii SSL, dan 40% dari halaman hasil pencarian organik Google menampilkan situs HTTPS . akan tetapi berdasarkan penelitian dari berbagai pakar SEO, penggunaan sertifikat SSL hanya berpengaruh kecil pada hasilpencarian, namun kombinasi antara penggunaan sertifikat SSL dengan teknik lain memberikan kekuatan pemecah antara dua hasil yang sama kuat, bukan penentu peringkat.

Fungsi HTTPS
Data yang terenkripsi menjadikan transfer data aman. Sumber Unsplash

2. Traffic Website

Saat pengguna melihat hasil pencarian, mereka mungkin melihat situs yang aman sebagai sinyal kepercayaan dan mereka tentu cenderung untuk mengklik situs tersebut daripada situs lain yag kurang aman. Apalagi berkenaan dengan situs yang melayani pembayaran non tunai, pasti pengguna lebih memilih situs yang bersertifikat.

3. Konversi

Situs yang melakukan integrasi UX dengan optimasi SEO tentu akan lebih mudah berada di peringkat atas. Namun belum tentu mereka akan menghasilkan konversi yang diharapkan. Menurut survei GlobalSign, 84% pengguna akan meninggalkan pembelian jika data dikirim melalui koneksi yang tidak aman, dan 82% orang tidak akan menjelajahi situs web yang tidak aman sama sekali.

Web yang Aman Penting untuk SEO

Untuk sementara dampak SSL untuk SEO tidak terlalu berpengaruh terhadap peringkat website. Artinya memiliki situs yang aman atau tidak aman, tidak akan membuat atau merusak peringkat SERP. Namun untuk kedepannya Google melalui Blog Webmaster nya memberikan sinyal bahwa di masa mendatang Google akan memberikan prioritas kepada website yang seluruhnya ada jaminan kemanannya.

Karena itu bagi anda yang akan membangun website, pastikan website anda memiliki sertifikat SSL yang menandakan website anda telah di lindungi dengan enkripsi. Percayakan kepada SEO Anak Sholeh yang berpengalaman dalam membangun website aman dan merupakan penyedia jasa pembuatan website profesional di Jogja.