Setelah memahami bagaimana gambaran optimasi web secara umum, maka ditemukan skema bahwa optimasi sebuah halaman terbagi menjadi dua : melalui bagian on page maupun off page. Jika optimasi on page berbicara tentang apa yang tampak dari halaman, bagian off page berbeda.

Bahkan off page sama sekali tidak berkaitan dengan konten, tampilan dan hal-hal lainnya yang tampak secara langsung. Namun berbicara optimasi, on page dan off page harus teroptimasi secara beriringan dan saling mendukung satu sama lain.

Off page adalah dukungan dari luar yang juga berfungsi untuk menaikkan rank halaman website. Dukungan ini akan menghasilkan popularitas yang dikenal oleh mesin pencarian sehingga akan dinilai baik dan dianggap layak untuk berada di halaman utama SERP.

Meningkatkan Popularitas Website (Off Page)

Off Page SEO, sumber ig digitalpavan9
Off Page SEO, sumber ig @digitalpavan9

Semua aktivitas SEO harus berlandaskan patokan yang telah ditetapkan oleh searching engine. Karena optimasi memang berkaitan langsung dan hasilnya hanya diketahui berdasarkan searching engine.

Karenanya searching engine adalah pihak yang menghubungkan halaman website dari webmaster kepada para netizen. Selanjutnya, netizen-lah yang akan memutuskan langkah yang tepat setelah melihat hasil pencariannya.

Sebagaimana yang telah diulas, off page bergantung popularitas web. Tetapi bukan hanya sekedar popularitas belaka, namun popularitas yang juga dikenali oleh mesin pencarian.

Untuk membayangkannya sebenarnya bisa menggunakan analogi popularitas seorang artis. Artis yang populer adalah artis yang dikenal oleh berbagai pihak. Pihak pertama adalah pihak yang memiliki hubungan secara langsung seperti keluarganya.

Selain pihak pertama, ada pihak lainnya misalnya para promotor. Promotor berbeda dengan keluarga yang cenderung subjektif dalam menilai. Promotor akan menjadi bagian dari link artis apabila merasa bahwa artis tersebut memang berbakat.

Pihak lainnya adalah fans. Fans biasanya mengenal seorang artis setelah pihak pertama dan kedua yaitu keluarga dan promotor. Fans inilah yang bisa menjadi sumber keuntungan bagi para artis.

Ilustrasi Link Building, sumber ig madcashcentral
Ilustrasi Link Building, sumber ig @madcashcentral

Kembali lagi ke popularitas web, halaman website harus memiliki hubungan (link) dengan berbagai pihak yang dapat meningkatkan popularitas web. Popularitas ini masih dalam kerangka algoritma mesin pencarian.

Faktor apa saja bagi searching engine yang dapat meningkatkan popularitas (optimasi off page) halaman website?

  • Memiliki Link Representatif
  • Memiliki Hubungan Dengan Banyak Pihak (Backlink)
  • Memiliki Promotor Yang Handal (Social Media Marketing)
  • Memiliki Fans (Konsumen Tetap)

Faktor Off Page Untuk Optimasi Web

Dalam optimasi web, selain kualitas on page website, para SEO harus meningkatkan juga popularitas web secara organik agar dinilai layak oleh mesin pencarian. Popularitas ini dinilai dari:

1. Link Yang Representatif

Defini dari link yang representatif adalah keterkaitan link dengan produk. Produknya tentu saja merupakan website. Maka, link harus dibuat agar sejalan dengan brand website yang ada.

Website telah dibuat untuk memuat konten tertentu yang dinilai memiliki nilai komersil yang tinggi. Maka terbentuklah brand pada website yang menjadi patokan dalam membuat link.

Buatlah link yang representatif. Artinya, pada saat link itu dikenal, konsumen akan memperoleh gambaran tentang web secara umum. Lebih baik lagi apabila gambaran yang diperoleh menggoda mereka untuk mengunjungi web tersebut.

2. Keberadaan Link Pada Jaringan Yang Strategis

Terdapat berbagai komunitas baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Berbagai komunitas ini bisa dimanfaatkan untuk “menebar” link website sehingga akan dikenal oleh khalayak luas. Nah, manfaatkan berbagai jaringan yang berisi berbagai komunitas ini.

Ilustrasi SEO Off Page, sumber ig technoinfonet
Ilustrasi SEO Off Page, sumber ig @technoinfonet

Untuk berbagai komunitas di dunia nyata, webmaster dapat mempopulerkan websitenya misalnya dari mulut ke mulut. Sehingga website akan dikenal secara organik dan traffic akan meningkat tanpa melalui perantaraan searching engine.

Peningkatan traffic ini dinilai baik oleh searching engine untuk menaikkan ranking halaman website berdasarkan popularitasnya.

Sedangkan untuk berbagai komunitas yang terdapat di dunia nyata, ada 2 hal yang bisa dilakukan. Yang pertama adalah menebar link dengan baik-baik dan yang kedua adalah menebar backlink secara paksa. Tapi jangan berprasangka buruk dulu, ini hanya sebutan saja untuk memudahkan penjelasan.

Menebar link dengan baik-baik adalah menempatkan link halaman website secara tepat pada tempat-tempat yang mendukung dan diizinkan secara langsung. Cara yang pertama ini biasanya disebut dengan PBN (Private Blog Networking).

Termasuk menyertakan link pada kolom-kolom komentar pada berbagai situs yang memberikan izin untuk itu. Cara ini juga menjadi bagian dari cara yang pertama.

Cara yang kedua adalah menebar backlink secara paksa. Aktivitas ini bukan berarti ada “korban” yang dipaksa. Bukan juga berarti akan ada legalitas yang dilanggar. Sama sekali tidak memiliki maksud secara langsung.

Maksudnya adalah dilakukan penebaran link pada tempat-tempat yang tidak diizinkan secara langsung untuk menempatkan link tetapi masih memungkinkan untuk dilakukan. Cara ini yang disebut dengan backlinking atau membuat backlink profile.

Ilustrasi Social Media, sumber ig korangaseo
Ilustrasi Social Media, sumber ig @korangaseo

3. Viral di Media Sosial

Viral di media sosial biasanya sangat ampuh untuk meningkatkan popularitas. Baik popularitas seseorang ataupun hanya sekedar website. Bahkan, hanya karena viral di satu platform bisa otomatis viral di platform media sosial lainnya.

Dampak yang besar dari viralnya di media sosial tentu begitu menggiurkan. Nah, Ada banyak media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan link website Anda. Bagaimana memilihnya?

Promosi di media sosial bisa free tetapi juga bisa berbayar. Yang mana yang lebih tepat? semua tergantung persaingan. Jika tidak memiliki banyak pesaing, menggunakan promosi berbayar terasa kurang efisien.

Disamping itu, pengguna media sosial tertentu bisa tergolong sangat ramai dibandingkan dengan pengguna platform lainnya. Maka, pilihlah yang sesuai dengan kapasitas website yang sedang dibangun.

4. Menjadi Kebutuhan Konsumen

Apabila sebuah website bisa menjadi sumber segala sesuatu (biasanya informasi) yang dibutuhkan oleh banyak orang, maka bukan tidak mungkin, tanpa melalui mesin pencarian sekalipun popularitas sebuah halaman website akan meningkat dengan pesat.

Untuk itu, penting bagi para webmaster untuk menentukan konsep yang tepat dari halaman websitenya. Inilah yang paling menjadi konsen utama secara keseluruhan. Yaitu kualitas.

Jadi, untuk membangun popularitas sebuah website tidak semata-mata seputar kuantitas traffic halaman website. Tetapi juga kualitas website yang ada. Apabila berkualitas, maka banyak yang akan terdorong untuk mengunjungi website secara berkesinambungan.

Ilustrasi Target Konsumen

Nah, itu dia berbagai penjelasan seputar optimasi web off page. Optimasi ini secara bersamaan perlu dilakukan sambil terus meningkatkan kualitas website dengan optimasi on page. Gabungan aktivitas keduanya bisa menghasilkan ranking yang bagus berdasarkan pengalaman yang ada.

Semoga berbagai informasi ini dapat memberikan penjelasan yang dapat membantu para SEO dan memperkenalkan dunia optimasi website kepada para businessman yang belum menggunakan digital marketing sebagai salah satu teknik penjualannya.

Nantikan berbagai ulasan menarik seputar SEO di halaman jasa SEO anak sholeh. Terimakasih sudah menyimak dan berikan masukan Anda di kolom komentar.