Agar hasil pencarian yang di keluarkan oleh mesin pencarian memiliki relevansi yang tinggi, memiliki tampilan yang bagus dan memiliki keunggulan dari setiap halaman yang ada di dunia maya maka diperlukan pembaruan filter yang di namakan update algoritma. Salah satu update algoritma yang paling fenomenal adalah update algoritma Google florida pertama.

Sebagaimana Google yang senantiasa melakukan pembaruan algoritmanya, maka para pegiat SEO pun melakukan pengamatan, pembelajaran dan juga perbaikan agar website yang mereka tangani mampu berlari menyusul dan seirama dengan pembaruan yang di lakukan Google. Hal inilah yang juga di lakukan oleh penyedia jasa SEO Jogja, SEO Anak Sholeh.

Update Untuk Menjadi Yang Terbaik

Tentu saja anda jika sudah menggeluti dunia SEO mmengetahui dengan pasti apa tujuan dilakukannya update algoritma. Mesin pencari Google dalam melakukan update algoritma adalah untuk memberikan hasil dengan kualitas hasil terbaik dan relevan dengan permintaan pencarian pengguna. Seorang pakar SEO dunia, Larry Page telah mengatakannya hal ini.

“Mesin pencari yang sempurna akan memahami dengan tepat apa yang Anda maksud dan mengembalikan apa yang Anda inginkan.”

Keterangan tersebut secara tidak langsung menjadikan mesin pencari mengharuskan mempersiapkan algoritma peringkat terbebas dari usaha-usaha yang penuh rekayasa dalam mencapai peringkat SERP. Sebelum adanya update algoritma florida pada 2003, mesin pencari telah melakukan kesalahan dengan menampilkan hasil berupa hasil kegiatan spam. Karena itulah Google merencanakan melakukan perubahan besar pada 2003.

Update Algoritma Google Florida
Penamaan update algoritma florida dari adanya badai di Florida. Sumber Unsplash

Update Algoritma Google Florida Pertama (2003)

Update algoritma yang direncanakan dalam skala besar di tahun 2003 tersebut populer dengan nama update florida. Penaman tersebut sesuai dengan keberadaan badai florida yang sanggup meluluhlantakkan daratan dan yang perlu di ketahui adalah nama tersebut hanyalah penyebutan para pakar, bukan nama resmi.

Saat itu fiter yang diterapkan pada update algoritma ini adalah dengan menyasar kata kunci populer, kata kunci pendek dan bukan kata kunci long tail keyword. Banyak sekali usaha commerce limbung pada masa itu. Florida adalah perubahan skala besar dari Google pertama untuk algoritma Google, dan mengakhiri permainan SEO dengan cara tidak etis.

Cara tidak etis tersebut meliputi isian kata kunci untuk memanipulasi peringkat mesin pencari, penggunaan spamming, tautan yang tidak terlihat dan sebagainya. Banyak situs web yang terkena hukuman atau menghilang sama sekali dari SERP, membuat pemilik bisnis online kelimpungan dan mencoba menerka, apa penyebab semua ini?

Dampak Bagi Pengguna

Perubahan skala besar pada algoritma peringkat Google telah menyebabkan beberapa rangking situs web turun pada SERP untuk beberapa istilah pencarian. Ada pula situs website yang benar-benar menghilng dari mesin pencari, sepertinya Google pada waktu itu juga menerapkan penalty manual. Perubahan besar ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Karena efek pembaruan ini banyak halaman yang secara tiba-tiba turun setelah berada di peringkat teratas untuk periode waktu yang relatif lama, setidaknya dua atau tiga bulan, maka kemungkinan halaman yang bersangkutan sudah tidak sesuai lagi dengan algoritma Google yang baru.

Ternyata rencana dari Google mendapatkan hasil yang di inginkan. Secara berangsur-angsur pelaku SEO mulai fokus pada pembuatan situs berkualitas lebih tinggi. Sebagian besar pemilik situs mulai menaruh fokus pada situs mereka sendiri dan sebagian besar lagi kembali normal.

Saat itu mucul satu pembaruan pembersihan tambahan yamh diberi nama Austin, menyelesaikan apa yang Florida mulai. Pembaruan skala kecil berkali-kali diluncurkan sampai diperkenalkannya atribut nofollow pada Januari 2005. Hingga kemunculan Google Panda dan Google Penguin, yang pada akhirnya akan membentuk kembali ‘permainan’ SEO dengan cara yang lebih baik.

Tuntutan Kepada Google

Ada beberapa wacana bahwa Google akan mendapatkan tuntutan secara hukum karena turunnya traffic dari website yang bertahun-tahun mereka bangun. Tentu saja jika seseorang dapat membuktikan Google membuat perubahan ini secara spesifik untuk menghasilkan bisnis, dalam hal ini akan mendapatkan keuntungan, maka akan menjadi argumen yang kuat bagi penuntut.

Namun hal itu sulit untuk dibuat, karena Google seperti yang telah dinyatakan bahwa update algoritma dibuat untuk membantu penggunanya agar benar-benar mendapatkan informasi yang relevan. Pada beberapa kasus, pengadilan telah memutuskan bahwa Google tidak melanggar undang-undang saat bertindak untuk melindungi hasilnya dalam pelayanannya pada pengguna.

Update Algoritma Dan Iklan

Beberapa pihak merasa Google telah menjatuhkan situs mereka melalui update algoritma untuk menggiring mereka membeli iklan. Dalam jangka pendek, membeli iklan akan menjadi cara tercepat mereka dapat ditemukan di SERP. Bagi sebagian orang, mungkin satu-satunya solusi agar mereka tercantum di halaman SERP adalah dengan iklan, dan ini tentu mengharuskan membayar sejumlah uang kepada pihak Google.

Google sepenuhnya membantah tuduhan bahwa mereka berusaha meningkatkan penjualan iklan dengan cara melakukan uodate algoritma skala besar. Perusahaan mengatakan perubahan algoritma dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan hasil pencarian yang nantinya sangat berguna bagi pengguna. Google selalu mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara membayar iklan dan tercantumnya website di SERP dengan cara SEO yang benar.

Hal itupun terbantahkan juga ketika anda melakukan pencarian di mesin pencari. Pada halaman SERP, anda pasti akan menemukan hasil dari pencarian organik dan juga hasil pencarian berbayar. Hal itu menandakan Google memang cukup adil dalam memperlakukan pihak yang meraih peringkat SERP dengan membayar iklan dan yang berusaha dengan koten terbaiknya.

Update Algoritma Google Florida
Indormasi dari Google Search Liaison. Sumber Sarch Engine Journal

Update Algoritma Google Florida Kedua (2019)

Di tahun 2019 lalu Danny Sullivan dari Google telah mengkonfirmasi bahwa Google sedang memperbarui algoritmanya. Dia menyebutnya pembaruan inti luas. Brett Tabke dari Pubcon menerima pemberitahuan lanjutan dari Google bahwa pembaruan besar akan segera terjadi. Diputuskan sebelumnya untuk menyebutnya Update Florida 2. Disampaikan dari Google bahwa pembaruan ini penting dan besar dan memiliki nama resmi sebagai Pembaruan Inti Maret 2019. Pembaruan ini adalah salah satu pembaruan terbesar dalam beberapa tahun.

Ada fenomena unik dari data yang dilihat oleh Sistrix didasarkan pada pengamatan peringkat website dari tahun ke tahun di Inggris. Informasi tersebut memberikan gambaran bahwa update tersebut dikatakan sebagai pembaruan yang terasa seperti kemunduran.

Data dari Sistrix menunjukkan bahwa 75% dari website yang memperoleh peringkat atas adalah website yang tersingkir sebelumnya. Itu berarti bahwa 75% dari situs web yang meningkatkan peringkat di pembaruan ini adalah situs yang kehilangan peringkat di pembaruan sebelumnya pada 2018. Karena website yang tersingkir sebelumnya kembali mendapatkan posisinya maka pembaruan algoritma ini memberi kesan bahwa pembaruan ini adalah kemunduran.

Kesimpulan

Secara nalar sehat, tidak mungkin Google melakukan pembaruan roll-back atau kembali ke masa lalu. Setiap pembaruan adalah menuju ke kualitas yang baik. Sedangkan kriteria baik belum tentu hanya pada relevansi konten saja. Sebenarnya masih ada hal yang mempengaruhi peringkat selain relevansi konten. Bisa karena UX dan UI, mobile friendly atau tolok ukur lainnya. Dan berdasarkan pengalaman di update algoritma florida 2 ini memberikan sinyal kepada semuanya agar terus mempelajari seluruhnya.