Hai, balik lagi di website kami yang berisi artikel untuk membahas tentang website terkini dan tips-tips yang cocok untuk pemula. Kali ini akan membahas tentang cara install wordpress di localhost.

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai cara instal wordpress di cPanel melalui softabulous maupun melalui manual. Namun jangan salah, ternyata wordpress bisa diinstall di localhost loh…

Tentu proses installnya agak berbeda dengan menginstall pada cpanel. Perbedaanya hanya pada awalnya saja. Selebihnya akan sama dengan proses instal wordpress pada artikel sebelum-sebelumnya.

Tapi tunggu dulu, apa itu localhost? Localhost adalah server local yang ada di komputer kita maupun bukan. Namun server ini hanya sebatas pada lokal saja yang hanya bisa diakses oleh komputer yang terhubung atau oleh siapa saja asalkan portnya terbuka.

Dan sebenarnya server itu adalah komputer dan komputer adalah server. Maka kita bisa saja membuat server kita sendiri untuk kegunaan pribadi maupun jalur akses untuk berbagi informasi pada sebuah kantor atau perusahaan.

Oke balik lagi ke cara install wordpress di localhost. Terus ada apa dengan bisa atau tidaknya wordpress diinstall di localhost?

Perlu anda ketahui wordpress tidak hanya digunakan untuk membuat website blog saja, akan tetapi jika digunakan dengan lebih mendalam wordpress bisa digunakan untuk membuat aplikasi.

Tentu penjelasan tentang aplikasinya tidak dibahas pada artikel kali ini, namun yang ingin kami sampaikan adalah tanpa di publish di online pun wordpress sudah bisa bermanfaat digunakan untuk aplikasi lokal.

Oke, web wordpress yang di install di localhost tentu bisa anda install di tempat hosting anda. Anda bisa melakukannya dengan mengikuti langkah pada cara instal manual.

Lalu bagaimanakah cara agar komputer kita menjadi server? Untuk membuat komputer anda menjadi server lokal anda perlu software tambahan. Software tersebut bisa memungkinkan anda membuat server lokal. Softwarenya antaralain

XAMPP Server (Cross-Platform (X), Apache, MySQL, PHP and Perl)
WampServer (Apache, PHP, MySQL on Windows)
MAMP (My Apache – MySQL – PHP)
Local by Flywheel
DesktopServer from Serverpress
Vagrant from HashiCorp

Sebenarnya selain memakai software server diatas anda juga bisa menginstall paketnya secara terpisah. Misal hanya menginstall php dan mysql saja. Namun untuk lebih memudahkan anda, dengan menginstal software server saja. Karena anda otomatis sudah menginstall paket-paketnya secara kesatuan.

Persiapan

Sebelum mulai melakukan instalasi bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah :

  • Software Server
  • File WordPress

Software Server

Pada artikel kali ini, kami akan menggunakan software XAMPP atau pada linux bernama LAMPP. Anda bisa mengunduhnya gratis lewat web resminya [XAMPP, https://www.apachefriends.org/download.html].

Disana anda bisa memilih versi dari XAMPP nya dan anda juga bisa memilih sesuai dengan Sistem Operasi yang anda gunakan.

Install paketnya kemudian jalankan softwarenya. Tampilannya akan seperti gambar berikut.

[]

File WordPress

Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan mengenai cara mendapatkan file wordpress. Anda bisa mengunduhnya gratis pada web resminya WordPress. Klik tombol downloadnya dan anda sudah mendapatkan file wordpressnya yang berupa file zip.

[]

Instalasi WordPress

Oke setelah tahap persiapan sudah. Sekarang lanjut ke tahap instalasi.

Jalankan Sorftware Server

Untuk menjalankan klik tombol start pada bagian apache dan mysql. Apache untuk menjalankan bahasa pemrograman php dan mysql untuk menjalankan database.

[]

Setelah tombolnya berganti tulisan menjadi stop, maka software server sudah berjalan dan dapat di buka melalui browser.

localhost untuk Tampilan utama XAMPP

[]

localhost/phpmyadmin untuk database mysqlnya

[]

Direktori WordPress

Langkah awal yang akan dilakukan adalah dengan meletakkan file wordpress pada lokasi tempat software berada dan di masukkan ke dalam direktori yang bernama htdocs.

Windows = C:\xampp\htdocs

Linux = /opt/lampp/htdocs

Setelah masuk pada direktori htdocs, extract file zip pada direktori tersebut.

[]

Nama direktori pada tutorial ini adalah wordpress. Direktori file wordpress tersebut bisa anda ganti dengan nama yang anda inginkan. Nama direktori tersebut akan berguna pada saat menjalankan proses instalasi wordpress nanti.

Pembuatan Database

Selanjutnya adalah dengan membuat database wordpress. Sebelumnya sudah disebutkan bagaimana cara masuk ke database adalah dengan membuka alamat localhost/phpmyadmin pada browser.

[]

Klik New

[]

Beri nama databasenya kemudian klik Go.

[]

Database sudah siap, lanjut ke langkah berikutnya.

[]

Proses Instalasi

File wordpress sudah dan database pun sudah. Sekarang tinggal menjalankan proses instalasi wordpress.

Buka browser dan masuk ke alamat ‘localhost/direktori’. Pada tutorial ini menggunakan nama direktori ‘wordpress’, sehingga alamatnya menjadi ‘localhost/wordpress’

[]

Kemudian akan menampilkan seperti berikut. Klik Let’s go!

[]

Kemudian akan tampil seperti berikut:

[]

Jika sudah klik tombol Submit

Setelah itu klik Run the installation

[]

Site Title, merupakan judul web nanti, tentunya ini bisa diubah lagi.

Username, adalah nama yang akan digunakan untuk login ke halaman admin.

Password, adalah kata sandi yang digunakan untuk login ke halaman admin.

Setelah selesai klik Install WordPress

Kemudian jika muncul tampilan berikut, maka instalasi sudah selesai. Klik Log In untuk mencoba masuk ke halaman admin.

[]

Isikan Username dan Password yang dibuat tadi.

[]

Jika muncul tampilan berikut artinya sudah anda sudah berhasil dan sudah selesai dalam melakukan instalasi wordpress

Ternyata menginstall wordpress di localhost terlebih dahulu tenyata ada kelebihan dan kekurangannya juga loh …

Kelebihan

Berikut beberapa kelebihan tentang bisa di instalnya wordpress di localhost.

  • Perencanaan lebih baik

Dengan menginstall wordpress di lokal terlebih dahulu anda bisa melakukan perencanaan yang matang seperti apa website yang akan anda buat. Karena dengan menginstall di localhost terlebih dahulu, anda bisa membukanya kapan saja tanpa memerlukan akses internet pada saat membangun websitenya.

  • Tidak berdampak langsung pada web utama

Tentunya dengan menginstall di local terlebih dahulu, maka tidak akan ada dampak yang bisa mempengaruhi pada website utama. Pengaruh ini bisa mengaruh buruk ataupun pengaruh baiknya.

Mungkin bisa dikatakan untuk menghindari pengaruh buruk yang akan terjadi pada website utama. Misalnya error pada tampilan website ataupun error dalam proses berjalannya website.

  • Mudah dalam melakukan pengujian

Mudah dalam melakukan pengujian terlebih lagi pada pengujian plugin. Karena sebagian besar pengguna wordpress akan menggunakan plugin untuk meningkatkan fungsi dari wordpress.

Dengan menginstall di local terlebih dahulu maka anda tidak perlu menghawatirkan lagi tentang cocok atau tidaknya suatu plugin dengan versi wordpress ataupun tema yang dipakai.

  • Cepat dalam menjalankan

Proses yang dilakukan saat membuat website di local akan terasa lebih cepat kare file-file yang akan di load untuk ditampilkan berada pada komputer itu sendiri.

  • Tidak mengeluarkan biaya

Untuk menjalankan wordpress dibutuhkan server yang akan menjalankan file program dari wordpress yang nantinya akan bisa digunakan. Dengan menggunakan localhost yang berarti servernya adalah komputer anda sendiri makanya tidak mengeluarkan biaya.

Selain itu file wordpress dan aplikasi untuk servernya juga gratis, tidak memerlukan biaya saat memakainya. Anda tinggal mengunduhnya di website resminya dan langsung bisa dipakai.

Anda juga tidak memerlukan domain pada saat menjalankan wordpress, yang mana jika memakai domain maka anda harus membayar untuk dapat mengklaim domain tersebut.

Sekian penjelasan kami mengenai cara instalasi wordpress offline. Bagi kalian yang ingin dibuatkan website ataupun optimasi website kunjungi jasa seo jogja untuk keterangan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat untuk anda dan sampai jumpa.